Berita Pendidikan

Pemkot Bekasi Dorong Sekolah Swasta Terima Murid dari Keluarga Tak Mampu, Pemkot akan Beri Subsidi

Pemerintah Kota Bekasi akan memberi subsidi bagi siswa dari keluarga tak mampu yang bersekolah di SMP swasta.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: AC Pinkan Ulaan
Tribun Bekasi/Rangga Baskoro
Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyatakan bahwa Pemerintah Kota Bekasi akan memberi subsidi bagi siswa dari keluarga tak mampu yang bersekolah di SMP swasta. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Pendidikan mengupayakan agar Sekolah Menengah Pertama (SMP) wwasta bisa menerima siswa dari keluarga tak mampu.

Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyatakan hal tersebut dilakukan agar siswa SD yang tidak lulus seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2022-2023 bisa mengenyam pendidikan di sekolah swasta.

"Jadi bagi warga masyarakat yang memang tidak memiliki kemampuan membayar untuk sekolah swasta, intinya pemerintah akan memfasilitasi," ujar Tri pada Minggu (10/7/2022).

Bahkan Pemkot Bekasi, sambung Tri, telah menandatangani nota kesepahaman bersama sejumlah sekolah swasta terkait program tersebut.

Subsidi

Dengan program tersebut, anak-anak dari keluarga tidak mampu mendapatkan subsidi dari Dinas Pendidikan sehingga mereka bisa bersekolah di SMP swasta.

"Ada suatu MoU, kesepatakan bahwa sekolah swasta pun harus siap menerima warga masyarakat yang tidak mampu," tuturnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Dinas Pendidikan mempersiapkan anggaran sebesar Rp15 miliar dari APBD Kota Bekasi 2023, dengan target penerima subsidi sebanyak 3.500 siswa.

Subsidi yang diberikan setiap bulan kepada siswa tak mampu berkisar antara Rp100.000 - Rp150.000 per siswa. Kepastian besar subsidi akan ditentukan berdasarkan jumlah siswa tidak mampu yang menempuh pendidikan di sekolah swasta.

Subsidi tersebut diberikan khusus kepada warga tidak mampu yang berdomisili di wilayah Kota Bekasi berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Dinas Sosial Kota Bekasi.

Dengan adanya MoU ini, diharapkan sekolah swasta yang sudah berkomitmen untuk bekerja sama, tidak memungut uang pangkal atau uang gedung, dan SPP dari siswa tidak mampu.

Sumber: Tribun bekasi
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved