Ibadah Haji

Sebagian Jemaah Haji Indonesia Mulai Tinggalkan Mina Kembali ke Mekah

Sebagian jemaah haji Indonesia akan meninggalkan Mina pada 12 Zulhijah 1443H, atau 11 Juli 2022, untuk kembali ke Mekah.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Istimewa/Avianto M Munir
Sebagian jemaah haji Indonesia akan meninggalkan Mina pada 12 Zulhijah 1443H, atau 11 Juli 2022, untuk kembali ke Mekah. Keterangan foto: Fasilitas penginapan jemaah haji Indonesia di Mina sudah siap, tinggal menunggu kedatangan jemaah. 

TRIBUNBEKASI.COM -- Hari ini, Senin (11/7/2022) dalam penanggalan Masehi adalah 12 Zulhijah 1443 pada penanggalan Hijriah.

Pada tanggal ini sebagian jemaah haji mulai meninggalkan Mina untuk melaksanakan tahap berikutnya dari Ibadah Haji.

Sebagaimana dilansir lamat Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU), setelah wukuf di Arafah dan bermalam di Muzdalifah, para jemaah menginap di Mina untuk melaksanakan lontar jumrah.

Sebagian jemaah ada yang tinggal di Mina sampai 12 Zulhijah, ada juga yang sampai 13 Zulhijah.

"Jemaah yang mengambil nafar awal akan mabit (menginap) di Mina sampai 12 Zulhijah. Sementara jemaah yang mengambil nafar tsani akan mabit di Mina hingga 13 Zulhijjah," kata Plh Biro Humas, Data dan Informasi, Wawan Djunaedi, dalam Konferensi pers di Asrama Haji Pondokgede, Minggu (10/7).

Maka, sebagian jemaah haji Indonesia akan kembali ke hotelnya di Mekah karena memilih mengambil nafar awal.

Menyambut jemaah

Untuk itu Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berpesan kepada seluruh petugas agar tetap komitmen melayani jemaah, dan siap sambut mereka di Mekah.

"Jadwal lontar jumrah jemaah haji Indonesia hari ini dimulai sejak pukul 06.00 sampai selesai. Biasanya, jemaah yang mengambil nafar awal usai melontar jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah langsung kembali ke hotel. Terutama yang tinggal di kawasan dekat jamarat, seperti Raudhah dan Syisah," kata Yaqut pada hari Minggu kemarin.

"Saya minta petugas haji Mekah untuk siaga di pemondokan, dan bersiap sambut jemaah," katanya lagi.

Nafar Awal adalah jemaah yang mengambil pilihan untuk keluar dari Mina pada 12 Zulhijah sebelum terbenamnya matahari. Bagi jemaah yang akan tetap menginap sampai 13 Zulhijah, disebut Nafar Tsani.

Sekembalinya ke hotel di Makkah, jemaah akan menjalani Rukun Haji Thawaf Ifadlah dan Sa'i di Masjidil Haram.

Tunggu bus shalawat

"Beberapa hari ke depan, kepadatan aktivitas jemaah akan bergeser ke Masjidil Haram. Saya juga sudah minta ke Sektor Khusus untuk bersiap di posnya masing-masing, untuk memberikan kenyamanan kepada jemaah yang menjalani Ifadhah dan Sa'i," ujar Yaqut.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved