Covid19

Lonjakan Kasus Covid-19 Ditengah PTM Berlangsung, Wagub DKI Jakarta Imbau Warga Tingkatkan Prokes

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), pada Minggu (10/7/2022), kasus Covid-19 bertambah hingga 1.675 kasus.

Wartakotalive.com
Foto Ilustrasi: Terjadi lonjakan kasus Covid-19 saat dimulainya pembelajaran tatap muka (PTM) DKI Jakarta, Senin (11/7/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM - Wakil Gubenur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria imbau masyarakat untuk tingkatkan protokol kesehatan (prokes).

Apalagi saat ini terjadi lonjakan kasus Covid-19 diawal mulainya pembelajaran tatap muka (PTM), Senin (11/7/2022).

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), pada Minggu (10/7/2022), kasus Covid-19 bertambah hingga 1.675 kasus.

Namun, saat awal PTM pada Senin (11/7/2022), Covid-19 di DKI Jakarta bertambah hingga 1.681 kasus.

Baca juga: DLH Kota Bekasi Batal Tambah Lokasi CFD Menyusul Kasus Covid-19 Naik

Baca juga: Jelang Idul Adha, Kasus Covid di Karawang Justru Meningkat, Ini Imbauan Satgas Penanganan Covid-19

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Polda Metro Jaya Imbau Masyarakat Tak Menggelar Takbir Keliling Idul Adha

"Terkait penerimaan siswa baru di sekolah, perlu ditingkatkan prokes. Semua sekolah sudah dikoordinasikan dan diinstruksikan untuk meningkatkan berbagai fasilitas," ujar Ariza.

Peningkatan fasilitas yang dimaksud adalah penyemprotan disinfektan secara berkala, penyediaan tempat cuci tangan, dan ada Satgas Covid-19 di setiap sekolah.

Ariza mengaku, Satgas Covid-19 di setiap sekolah sudah dilakukan sejak tahun sebelumnya.

"Sekalipun tahun ini masih level satu untuk pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dan kelonggaran, bukan berarti mengurangi pengawasan disiplin secara mandiri," ujar Ariza.

Ariza mengingatkan, justru disaat pelonggaran seperti ini harus ditingkatkan prokesnya.

Lebih lanjut Ariza mengimbau kepada orang tua dan guru, untuk selalu perhatikan anak-anak mereka saat berada di sekolah, agar taat prokes.

Terkait alasan tidak dilakukan pembelajaran secara hybrid, Ariza mengatakan, pihaknya akan mempelajari dan kaji terlebih dahulu.

(Wartakotalive.com/M36)

Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved