Ibadah Haji

Jemaah Haji Indonesia Siap-siap Pulang, Masing-masing Dapat 5 Liter Air Zamzam

Jemaah haji Indonesia tidak perlu lagi membeli air Zamzam, karena sudah disiapkan oleh Pemerintah dan akan dibagikan di Tanah Air.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Twitter Haj Ministry
Jemaah haji Indonesia tidak perlu lagi membeli air Zamzam, karena sudah disiapkan oleh Pemerintah dan akan dibagikan di debarkasi. Keterangan foto: (ilustrasi) Penyambutan kelompok terbang (Kloter) pertama jemaah haji Indonesia di Bandara Prince Muhammad bin Abdulaziz di Madinah, Arab Saudi, 4 Juni 2022 waktu setempat. 

TRIBUNBEKASI.COM -- Air zamzam adalah oleh-oleh yang dinantikan keluarga dan sanak-saudara jemaah haji di Indonesia.

Maka tak mengherankan bila jemaah ingin membawa air dari Mekah ini sebanyak-banyaknya, agar semakin banyak sanak-keluarga yang kebagian.

Sebagaimana dilansir laman Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU), Bandara Internasional King Abdulaziz (KAIA) Jeddah mengumumkan bahwa jemaah haji diperbolehkan membawa 5 liter air zamzam saat kembali ke negaranya.

Namun air zamzam tersebut tidak boleh dimasukkan ke dalam bagasi tercatat.

Dibagikan di debarkasi

Beruntungnya jemaah haji Indonesia, oleh-oleh air Zamzam diurus oleh Pemerinta, dalam hal ini Ditjen PHU, sehingga jemaah tak perlu menenteng-nenteng sendiri jerigen air Zamzam.

Kasi Layanan Kedatangan dan Kepulangan Daker Bandara, Edayanti Dasril, memastikan jemaah haji Indonesia akan mendapat satu botol air Zamzam dengan kapasitas 5 liter.

Air tersebut tidak perlu dibawa langsung oleh jemaah, sebab 5 liter Zamzam akan dibagikan di asrama haji debarkasi.

"Jemaah haji Indonesia tidak perlu repot membeli air Zamzam. Semuanya akan dapat 5 liter dan itu dibagikan di Tanah Air, tepatnya saat tiba di asrama haji debarkasi," kata Edayanti di Makkah, Selasa (12/7/2022).

"Mekanisme ini kami ambil untuk memudahkan jemaah haji Indonesia," sambungnya.

City check-in

Eda, panggilan akrabnya, mengatakan, penimbangan dan pemeriksaan bagasi jemaah akan dilakukan dua hari sebelum keberangkatan jemaah ke Bandara Jeddah.

Pemeriksaan itu untuk memastikan berat maksimal koper bagasi sesuai ketentuan, dan tidak ada barang terlarang yang dimasukkan, termasuk air Zamzam.

"Bersamaan itu dilakukan proses city check in. Koper bagasi jemaah akan sekalian dibawa. Dan jemaah sudah mendapatkan boarding pas," katanya.

"Dengan sistem city check in, baik orang maupun barang, maka jemaah haji Indonesia tidak perlu lagi melakukan check in di bandara. Mereka bisa langsung proses imigrasi dan menuju waiting room," sambungnya.

Eda menambahkan, cara ini untuk memudahkan jemaah dalam proses kepulangan. City check in juga dapat mempercepat proses sehingga jemaah tidak kelelahan.

"Ujungnya sama. Setiap jemaah mendapat 5 liter Zamzam dan itu dibagikan di Asrama Haji Embarkasi," tandasnya.

Sumber: Ditjen PHU

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved