Covid19

Kasus Covid-19 di Indonesia Meningkat, Kini bertambah 5.085 Orang, DKI Jakarta Penyumbang Terbanyak

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria akui, adanya peningkatan kasus Covid-19 di wilayahnya DKI Jakarta.

Penulis: Indri Fahra Febrina | Editor: Panji Baskhara
Shutterstock/Imilian via Kompas.com
Foto Ilustrasi: Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria akui, adanya peningkatan kasus Covid-19 di wilayahnya DKI Jakarta. 

TRIBUNBEKASI.COM - Per 19 Juli 2022, kasus positif Covid-19 di Indonesia bertambah 5.085 orang.

Diketahui, DKI Jakarta sebagai kini penyumbang kasus positif Covid-19 terbanyak, yakni 2.485 orang.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria akui, adanya peningkatan kasus Covid-19 di wilayahnya.

"Karena ada kelonggaran beberapa waktu lalu. Kemudian juga masyarakat mulai abai dan ada varian baru"

Baca juga: Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Tembus 1.196 Kasus, Berikut Ini Penjelasan dari Dinas Kesehatan

Baca juga: Waspada! Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bekasi Alami Lonjakan, Tembus 1.196 Kasus

Baca juga: Kasus Covid-19 Naik Terus, Warga Diminta Waspada dengan Disiplin Protokol Kesehatan

"Sehingga ada peningkatan (positif Covid-19)," ucapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (19/7/2022) malam.

Meskipun Jakarta berstatus level satu Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Riza mengimbau masyarakat tetap patuh menerapkan protokol kesehatan.

Politikus Partai Gerindra ini juga mengajak masyarakat segera melakukan vaksinasi ketiga atau booster Covid-19.

"Jakarta sudah berkomitmen untuk memastikan semua warga mendapatkan vaksin. Kami mendukung kebijakan pemerintah pusat agar semua perjalanan luar kota, tempat pariwisata, perkantoran, mal harus sudah vaksin ketiga," tukasnya.

Diketahui, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 440/3917/SJ tentang Percepatan Vaksinasi Dosis Lanjutan (Booster) bagi Masyarakat pada Senin (11/7/2022). 

SE tersebut berisi seruan kepada gubernur, bupati, dan wali kota terkait usaha pencegahan dan penanggulangan Covid-19.

"Mewajibkan vaksinasi dosis lanjutan (booster) sebagai persyaratan untuk memasuki fasilitas publik, fasilitas umum antara Iain perkantoran, pabrik, taman umum, tempat wisata, lokasi seni, budaya, restoran/rumah makan, kafe, pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan, dan area publik Iainnya."

"Hal ini dikecualikan bagi masyarakat yang tidak bisa divaksinasi karena alasan kondisi kesehatan khusus dengan mensyaratkan wajib melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit/Fasilitas Kesehatan Pemerintah dan anak usia di bawah 18 (delapan belas) tahun," mengutip keterangan SE Nomor 440/3917/SJ poin B nomor 1. 

Tito Karnavian juga menginstruksikan percepatan vaksinasi booster hingga ke tingkat pemerintahan berbasis kecamatan, kelurahan, desa, Rukun Warga, dan Rukun Tetangga dengan melibatkan sumber daya manusia. 

"Menggencarkan pelaksanaan vaksinasi dosis lanjutan (booster) secara terpusat di tempat-tempat umum, seperti di kantor, pabrik, tempat ibadah, pasar, dan terminal," ujar Tito.

(Wartakotalive.com/M35)

Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved