Berita Pendidikan

Ratusan Bangunan Sekolah Kondisi Rusak, Disdikpora Kabupaten Karawang Janji Perbaiki Secara Bertahap

Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Karawang membenarkan banyaknya bangunan sekolah rusak.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Panji Baskhara
TribunBekasi.com/Wartakotalive.com/Yolanda Putri Dewanti
Ilustrasi: Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Karawang membenarkan banyaknya bangunan sekolah rusak. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG - Sebanyak 631 bangunan sekolah di Kabupaten Karawang rusak.

Pihak dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Karawang membenarkan banyaknya bangunan sekolah rusak.

Diakui Kadisdikpora Karawang Asep Junaedi, perbaikannya dilakukan bertahap karena minimnya anggaran.

Asep Junaedi mengakui tahun 2022 tercatat ada 468 ruang alami kerusakan ditingkat Sekolah Dasar (SD).

Baca juga: Ruang Kelas di 22 Sekolah Alami Kerusakan, Pemkab Karawang Anggarkan Rp 7 Miliar Lebih untuk Rehab

Baca juga: Ruang Sekolah Belum Juga Dibangun, Siswa SDN Medangasem 1 Karawang Duduk di Lantai di Hari Pertama

Baca juga: Mulai Tahun Ajaran 2023/2024 Siswa Keluarga Tak Mampu di Kota Bekasi Gratis Sekolah di SMP Swasta

Lalu, ada sebanyak 163 bangunan di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Juah usulan perbaikan ruang sekolah ini sejak tahun 2020, pertama kali saya masuk," katanya, Minggu (24/7/2022).

Dia menerangkan, pihaknya setiap tahunnya terus berusaha melakukan perbaikan ruangan tersebut.

Akan tetapi, diakui terbatas karena saat pandemi Covid-19 banyak anggaran yang di refocusing.

"Tetapi mau bagaimana lagi realisasi anggaran yang diberikan Pemerintah Daerah sangat terbatas," terang dia.

Sehingga, kata Asep, pihaknya terpaksa dalam melakukan perbaikan bangunan sekolah menggunakan skema skala prioritas.

"Kalau untuk jumlah kelas rusak itu tentunya saya ingin ini bisa diperbaiki. Tetapi, anggaran kita dari pemerintah daerah terbatas, jadi tidak semuanya bisa di cover," jelasnya

Untuk tahun 2022, sebanyak 162 ruangan di tingkat SD Negeri yang akan dilakukan perbaikan dengan manfaatkan total anggaran Rp 10,8 miliar.

Kemudian, 78 bangunan di tingkat SMP yang rusak akan selesai diperbaiki pada tahun 2022 ini, dengan anggaran yang disediakan Rp 8 miliar.

Terakhir, Asep mengusulkan agar anggaran perbaikan sekolah ditingkatkan.

Sehingga target Disdikpora mulai tahun 2023 sampai 2024 tidak ada lagi kabar bangunan sekolah yang ambruk baik ditingkat SD hingga SMP di Karawang.

"Kita akan terus berupaya agar tidak ada lagi ruang kelas yang mengalami kerusakan hingga ambruk di tahun 2023 ataupun 2024."

"Tentunya kalau anggaran yang direalisasikan sesuai dengan usulan dinas," tutupnya.

(TribunBekasi.com/MAZ)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved