Berita Pendidikan

Mahasiswa dari Keluarga Prasejahtera Bisa Kuliah Gratis di Universitas Buana Perjuangan Karawang

Mahasiswa UBP dari keluarga prasejahtera mendapat bantuan pembiayaan dari Yayasan Buana Pangkal Perjuangan Karawang, sehingga bisa kuliah gratis.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: AC Pinkan Ulaan
Tribun Bekasi/Muhammad Azzam
Yahya Maulana, anak kuli bangunan di Karawang, Jawa Barat, yang berhasil lulus program S1 Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang dengan IPK 3,82. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG -- Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang menggratiskan uang kuliah bagi mahasiswa kurang mampu sampai mereka lulus menjadi sarjana.

Rektor UBP Karawang, Prof Dedi Mulyadi mengatakan, pihaknya memiliki sebuah program beasiswa sehingga setiap mahasiswa kurang mampu tidak perlu membayar uang kuliah sampai lulus.

Program ini melengkapi program beasiswa Bidik Misi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang memberikan uang kuliah sebesar Rp 2,4 juta per semester bagi mahasiwa kurang mampu.

"Program Bidik Misi Kemendikbudristek, uang kuliah diberikan Rp2,4 juta per semester. Nah sisa biaya kuliahnya dibayar oleh YBPP Karawang (Yayasan Buana Pangkal Perjuangan Karawang) UBP Karawang," katanya pada Senin (25/7/2022).

Dedi menjelaskan, program itu telah berlangsung sejak tahun 2018. Dari data yang ada, hingga 2021 sudah 135 mahasiswa dari keluarga prasejahtera bisa gratis kuliah sampai lulus S1.

"UBP Karawang mengantarkan orang kurang mampu jadi serjana dengan biaya kuliah gratis. Sebagian bantuan dari Pemerintah, sisa biayanya lagi kami yang bayar, atau diberikan gratis dari yayasan," kata Dedi.

IPK 3,82

Salah satu mahasiswa UBP yang mendapatkan bantuan biaya pendidikan ini adalah Yahya Maulana.

Pemuda Karawang ini berhasil lulus program pendidikan Strata-1 (S1) dari Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang, dengan Iindeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,82.

Padahal beberapa tahun yang lalu dia cemas tak bisa melanjutkan sekolah, karena orangtuanya hanya bekerja sebagai kuli bangunan. Orangtuanya tak mampu membiayai putranya kuliah.

Halaman
123
Sumber: Tribun bekasi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved