Berita Jakarta
Ganggu Arus Lalu Lintas, Dirlantas Polda Sarankan Citayam Fashion Week Digelar Hanya Minggu Pagi
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman meminta kepada anak muda SCBD untuk menggelar kegiatan di hari Minggu saja.
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Ichwan Chasani
TRIBUNBEKASI.COM — Kegiatan Citayam Fashion Week yang heboh akhir-akhir ini dan digelar di Dukuh Atas, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat dinilai telah membuat kemacetan arus lalu lintas.
Masyarakat yang melintas di sana merasa terganggu karena terjebak kemacetan.
Sebab, anak-anak muda SCBD (Sudirman, Citayam, Bojong Gede dan Depok) itu beraktifitas dengan menutup jalan.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman meminta kepada anak muda SCBD untuk menggelar kegiatan di hari Minggu saja.
Karena pada hari itu pihaknya menggelar car free day atau hari bebas berkendaraan dan tak akan menimbulkan kemacetan.
Baca juga: Lima Tahun Belum Punya Anak, Fanny Ghassani Marah Jika Dikasih Ramuan dan Jurus Miliki Momongan
Baca juga: Pelaku Pembunuhan Wanita Open BO di Hotel Laura Dibekuk, Bawa Kabur Harta Korban
"Pengguna jalan itu kan ada ketentuannya, artinya masyarakat boleh beraktivitas menggunakan jalan selama tidak menganggu orang lain," ujarnya Selasa (26/7/2022).
Menurut Kombes Latif Usman, aparat kepolisian tidak melarang atau berniat mematikan kreativitas anak muda Citayam di sana.
Namun, jika kegiatan itu sudah dianggap mengganggu maka pihaknya akan melakukan pengawasan dan penjagaan.
"Kalau digelar saat hari Minggu kan ada free day dan pasti tidak ada kendaraan yang melintas," tegasnya.
Mantan Dirlantas Polda Jawa Timur ini mengaku, aktivitas kendaraan di Jakarta sangat tinggi setiap hari.
Baca juga: BREAKING NEWS: Polisi dan BP3MI Gerebek Penyalur Pekerja Migran Ilegal, Temukan 46 Orang
Baca juga: Ada 25 Lokasi SPBU di Kabupaten Bekasi yang Terima Pendaftaran BBM Bersubsidi, Simak Daftarnya
Sehingga untuk mengurai kemacetan dan menjawab keluhan masyarakat, maka aparat penegak hukum akan menertibkan.
"Aktivitas masyarakat sedang padat dan zebra cross digunakan (Citayam Fashion Week), itu tidak benar, maka kami tertibkan atau dipindahkan ke lokasi lain," jelasnya. (Wartakotalive.com/Miftahul Munir)