Berita Karawang

Polisi Periksa Lima Saksi Kasus Dugaan 46 Calon Pekerja Migran Ilegal Hendak Dikirim ke Arab Saudi

Polisi masih menyelidiki terkait 46 CPMI yang dikurung dan tidak diperkenankan keluar rumah saat di penampungan.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
Penggerebekan ke tempat penyalur TKW atau pekerja migran indonesia (PMI) ilegal. Saat di lokasi ditemukan 46 orang wanita untuk dikirimkan ke Arab Saudi. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG — Polres Karawang memeriksa lima saksi dalam kasus dugaan 46 calon pekerja migran Indonesia (CPMI) yang hendak dikirim ke Arab Saudi.

Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Arief Bastomy mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan CPMI ilegal yang ditemukan di tempat penampungan di wilayah Rengasdengklok, Karawang.

"Masih penyelidikan, untuk saksi ada lima yang kami periksa terkait ini," kata AKP Arief Bastomy, pada Selasa (26/7/2022).

Dia menjelasan, masih menyelidiki juga terkait 46 CPMI yang dikurung dan tidak diperkenankan keluar rumah saat di penampungan.

Sebab, saat penggerebekan CPMI semuanya itu wanita dan ditemukan di satu bangunan rumah yang dalam keadaan tertutup.

Baca juga: Sering Kesepian Karena Belum Punya Suami Lagi, Catherine Wilson Mengaku Ngebet Nikah

Baca juga: Gubernur Anies Sebut Pagar JIS Ambruk karena Semangat The Jakmania yang Tak Terbendung Lagi

"Soal itu (sekap atau terkurung) masih kita selidiki," imbuhnya.

AKP Arief Bastomy menerangkan, penggerebekan itu dilakukan atas informasi dari masyarakat kepada BP3MI Bandung. Lalu, pihak Polres diminta membackup kegiatan tersebut.

"Informasi dari masyarakat maka BP2MI melakukan penyelidikan kaitan itu, kemudian kami membackup kegiatan tersebut," jelas dia.

Dikatakannya, saat penggerebekan itu ditemukan sebanyak 46 calon pekerja migran Indonesia (CPMI).

Mereka hendak diberangkatkan ke Arab Saudi secara ilegal untuk menjadi asisten rumah tangga (ART).

Baca juga: Idolakan Artis Korea Selatan, Gia Sabila Rilis Single Perdana Halu Merindu

Baca juga: Tren Penurunan Berlanjut, Harga Emas Batangan Antam Selasa Ini Jatuh Lagi, Simak Daftarnya

"Para CPMI itu semua perempuan, mereka asalnya ada dari Karawang dan luar Karawang," ucapnya.

Dia menambahkan, para CPMI itu sudah dipulangkan ke keluarga masing-masing.

"Untuk informasi lebih lanjut nanti disampaikan, karena sementara masih penyelidikan," tandasnya.

Penggerebekan

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved