Berita Bekasi

Akibat Ribuan Dosis Vaksin Covid-19 Tak Terserap Masyarakat, Dinkes Bekasi Kurangi Jumlah Pesanan

Dinas Kesehatan Bekasi akan mengurangi jumlah pesanan vaksin Covid-19 pada Agustus besok, untuk mencegah terlalu banyak vaksin kadaluarsa.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: AC Pinkan Ulaan
Wartakotalive.com/Rizki Amana
Sejumlah vaksin Covid-19 persedian Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi akan kadaluarsa dalam waktu dekat. Keterangan Foto: (ilustrasi) Tenaga vaksinator sedang memasukan dosis vaksin Moderna ke dalam tabung suntik pada program vaksinasi booster bagi nakes di RSU Kota Tangerang Selatan (Tangsel) 

TRIBUNBEKASI.COM, CIKARANG PUSAT -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi mengurangi jumlah pesanan vaksin Covid-19 ke Dinkes Jawa Barat, untuk mengurangi jumlah vaksin yang kedaluwarsa karena belum digunakan. 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Masrikoh, mengatakan kebijakan itu akan mulai diberlakukan pihaknya untuk proses distribusi vaksin pada Agustus mendatang.

"Kami enggak akan minta vaksin dalam jumlah banyak lagi, karena khawatir malah numpuk di gudang dan kedaluwarsa," kata Masrikoh pada Selasa (27/8/2022).

Masrikoh memastikan proses vaksinasi, terutama dosis penguat (booster), tidak akan terkendala meskipun nantinya stok vaksin terbatas.

 

Hal itu dikarenakan rantai distribusi vaksin tak lagi sepadat sebelumnya, waktu kasus Covid-19 masih tinggi.

"Kalau sekarang mulai dari proses pengajuan vaksin sampai dikirim oleh Pemprov sangat cepat. Jadi Insya Allah enggak akan masalah selama Provinsi masih ada stoknya," ujarnya.

Distribusi Agustus

Dalam waktu dekat, pihaknya akan menerima vaksin Covid-19 bermerek Pfizer sebanyak 2.000 vial yang bisa dipergunakan oleh 24.000 orang untuk dosis ketiga atau booster.

"Karena sekarang stok Pfizer dan Moderna kosong, kami sudah melakukan pengajuan untuk dikirim. Tapi yang datang nanti Pfizer saja, maksimal mungkin 2.000 vial saja," kata Masrikoh.

Sebelumnya, sebanyak 21.834 dosis vaksin Covid-19 merek Sinovac di Kabupaten Bekasi akan kedaluwarsa pada Senin (1/8/2022) mendatang.

Selain Sinovac, vaksin merek lain yang juga akan memasuki masa kedaluwarsa yakni Covovax dengan jumlah 36.820 dosis, dengan batas waktu penggunaan hingga Minggu (31/7/2022).

Kemudian, vaksin AstraZeneca berjumlah 3.330 dosis yang tenggat penggunaannya akan habis pada Jumat (12/8/2022).

Pilih-pilih vaksin

Halaman
12
Sumber: Tribun bekasi
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved