Berita Bekasi

Pemkot Bekasi Siap Fasilitasi Bila Remaja Kota Bekasi ingin Gelar "Fashion Week"

Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyatakan Pemkot Bekasi siap memfasilitasi bila remaja Kota Bekasi akan menggelar kegiatan semacam CFW.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: AC Pinkan Ulaan
Tribun Bekasi/Rangga Baskoro
Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyatakan Pemkot Bekasi siap memfasilitasi bila remaja Kota Bekasi akan menggelar kegiatan semacam Citayem Fashion Week. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN -- Fenomena Citayem Fashion Week (CFW), atau sekelompok remaja asal Citayam, Bojonggede, Depok yang berlenggak-lenggok di zebra cross seperti gerakahan model di catwalk, menyita perhatian warga Jabodetabek beberapa pekan terakhir ini.

Ada yang pro dan kontra dengan kegiatan anak-anak berjulukan SCBD (Sudirman, Citayam, Bojonggede, Depok) di kawasan Dukuhatas, Jakarta Pusat, saat ini.

Kubu yang pro menilai kegiatan ini positif karena para remaja tersebut memamerkan pakaian buatan dalam negeri, namun memadu padankannya dengan gaya yang cukup menarik perhatian.

Sementara kubu yang kontra lebih menyoroti tumpukan sampah setiap kali terjadi kerumunan remaja, kemacetan lalu lintas, dan yang terbaru adalah kekhawatiran disusupi gerakan LGBT.

Siap fasilitasi

Fenomena yang tengah "panas" ini rupanya juga menrik perhatian Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. Tri bahkan menyatakan siap memfasilitasi kegiatan serupa jika fenomena itu muncul di Kota Bekasi.

"Ya nanti kan tergantung kepada anak-anak kita ya. Tapi artinya kalau itu ada (di Kota Bekasi), saya kira Pemerintah nanti juga akan bisa memberikan fasilitas," kata Tri Adhianto, Jumat (29/7).

Diungkapkan oleh Tri, fasilitas yang dimaksudnya adalah memungkinkan kegiatan itu digelar di dalam gedung, sehingga tidak digelar di zebra cross di jalan umum seperti halnya di Dukuhatas.

Namun dia sekali menekankan bahwa bila fenomena tersebut muncul di Kota Bekasi. Dengan kata lain, bukan Pemkot yang menggagasnya, melainkan murni lahir dari anak muda.

"Sebetulnya kalau kami maunya itu di rooftop-nya Stadion, di atas," katanya.

Kegiatan Citayem Fashion Week sendiri memang membuat kawasan Dukuhatas menjadi ramai didatangi massa. Tak hanya para remaja, orang dewasa pun juga hadir menyaksikan secara langsung fenomena yang tengah hit itu.

Namun, banyaknya massa yang datang itu membuat Jalan Sudirman menjadi macet, sebab muncul tempat parkir liar kuntuk menampung endaraan penonton yang datang ke Dukuh Atas. Dam itu berlangsung setiap hari.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mengaji kegiatan Citayam Fashion Week hanya digelar pada hari Minggu, sehingga tidak mengganggu pengguna jalan.

Sumber: Tribun bekasi
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved