Berita Kecelakaan

Dua Sejoli Tewas Tertabrak Kereta, Warga Sebut Kedua Korban Berduaan Sejak Semalam di Pinggir Rel

Dia menambahkan, tim identifikasi Polres Karawang langsung datang usai kejadian dan kedua orang korban di bawa ke RSUD Karawang.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
TribunBekasi.com
Sepasang kekasih tewas tertabrak kereta api Parahyangan di Karawang, Jawa Barat pada Kamis (4/8/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG --- Sepasang kekasih tewas tertabrak kereta api Parahyangan di Karawang, Jawa Barat pada Kamis (4/8/2022).

Korban meninggal bernama Rudi Hartono Bin Suwandi (24) warga Kampung Sukaseuri RT 032 RW 002, Desa Sarimulya, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten karawang dan Arin Tias Rianda Bin Dedi Sopian (13) Dusun Sukamaju RT 001 RW 010, Desa Cikampek Timur, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang.

Kapolsek Kota Baru, Ipda Muhammad Rizqi Anshori Nursyamsu, mengatakan pihaknya mendapatkan laporan warga adanya laporan dua orang laki-laki dan perempuan tertabrak kereta api di Kampung Sukaseuri RT 032 RW 002, Desa Sarimulya, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang.

"Kami mendapatkan laporan ada dua orang tertabrak kereta api dari arah Bandung ke Jakarta pada sekitar pukul 04.30 WIB kata saat dikonfirmasi pada Kamis (4/8/2022).

Dia melanjutkan, saat petugas mendatangi lokasi keduanya sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi luka berat.

Dari keterangan warga keduanya itu merupakan sepasang kekasih dan sudah kelihatan nongkrong sejak malam.

Baca juga: Pasca Kecelakaan Odong-Odong 9 Orang Tewas, Warga Trauma, Tak Bisa Tidur, Makan, Takut Lihat Kereta

"Iya info warga itu pacaran, dari malam sudah terlihat nongkrong di dekat-dekat TKP," jelas dia.

Dia menambahkan, tim identifikasi Polres Karawang langsung datang usai kejadian dan kedua orang korban di bawa ke RSUD Karawang.

“Kita sudah melakukan cek tempat kejadian perkara dan memeriksa saksi-saksi serta membawa kedua ke RSUD Karawang,” ungkapnya. 

BERITA VIDEO : SATU ORANG TEWAS, MOBIL AVANZA TERTABRAK KERETA API

Meninggal dunia setelah melewati masa kritis

Daftar korban meninggal dunia akibat kecelakaan odong-odong maut di Desa Silebu, Kragilan, Kabupaten Serang, Banten, bertambah menjadi 10 orang, pada Jumat (28/7/2022) lalu.

Tambahan satu korban meninggal dunia tersebut ialah Putri Qaila Septiana, cucu dari Tamin warga Cibetik, Kragilan, Kabupaten Serang, Banten.

Tamin harus merelakan kepergian cucunya itu untuk mengikuti istrinya yang lebih dulu berpulang ke pangkuan Yang Maha Kuasa, saat insiden odong-odong maut.

Nyawa Putri Qaila, tidak dapat tertolong setelah menjalani masa kritis selama 4 hari akibat mengalami luka berat di bagian kepala dan kaki di Rumah Sakit (RS) Hermina Serang.

Halaman
123

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved