Penembakan Brigadir J

Gagal Temui Pihak Bareskrim, Tim Kuasa Hukum Bharada E Bakal Kembali Serahkan Surat Pengunduran Diri

Andreas menuturkan bahwa kedatangan tim ke Bareskrim Polri untuk menyerahkan surat pengunduran diri.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Dedy
Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti
Pengacara Andreas Nahot Silitonga dan tim resmi mengundurkan diri sebagai kuasa hukum Bharada E, Sabtu (6/8/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM --- Tim kuasa hukum tersangka kasus pembunuhan Brigadir J, Bharada E telah mengumumkan pengunduran diri pada Sabtu (6/8/2022).

Pengunduran diri tersebut disampaikan oleh Andreas Nahot Silitonga selaku perwakilan tim kuasa hukum Bharada E di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, tim tiba di gedung Bareskrim Polri sekitar pukul 13.51 WIB.

Beberapa waktu berselang, tepatnya pukul 14.04 WIB, tim keluar dari gedung itu.

Andreas menuturkan bahwa kedatangan tim ke Bareskrim Polri untuk menyerahkan surat pengunduran diri.

Namun, saat datang ke gedung tersebut tak ada pihak yang menerima.

Baca juga: Jadi Tersangka, Bharada E Tak Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana, Kabareskrim: Ini Masih Pendalaman

Baca juga: Pasca Kematian Brigadir Yosua, Kapolri Mutasi Irjen Ferdy Sambo Sebagai Pati Yanma Mabes Polri

"Cuma tadi kami sangat sayangkan kami maksudnya baik menyampaikan surat, cuma tadi tidak ada yang menerima mungkin karena hari (Sabtu) libur juga," ujarnya, Sabtu.

Oleh sebab itu, Andreas mengatakan tim berencana kembali mendatangi Bareskrim Polri pada Senin (8/8/2022) mendatang.

"Maka kami memutuskan untuk menyampaikan via WA (WhatsApp) dulu sementara, tapi kami akan kembali hari Senin untuk menyampaikan suratnya secara fisik," kata dia.

BERITA VIDEO : HAMBAT PENYELIDIKAN, 25 PERSONEL POLRI DIMUTASI KAPOLRI

Diberitakan sebelumnya, tim kuasa hukum tersangka kasus pembunuhan Brigadir J, Bharada E resmi mengundurkan diri pada Sabtu (6/8/2022).

Hal itu disampaikan Andreas Nahot Silitonga saat keluar dari gedung Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Kami sebagai dahulu tim penasehat hukum Richard Eliezer Pudihang Lumiu yang dikenal Bharada E, pada hari ini datang ke Bareskrim untuk menyampaikan pengunduran diri kami sebagai penasihat hukum Bharada E," ujarnya, Sabtu.

Saat ditanya awak media terkait alasan pengunduran diri tim, Andreas enggan menjawab.

Menurutnya, alasan pengunduran diri tim sudah diajukan kepada pihak Bareskrim.

"Mengenai alasan-alasan pengunduran diri kami itu sudah kami sampaikan dalam surat kami pada Kabareskrim. Selanjutnya dapat diberlakukan sebagaimana mestinya ean kami juga tidak akan membuka kepada publik pada saat ini apa sebenarnya alasan untuk mengundurkan diri," kata dia.

"Karena kami sangat menghargai hak-hak hukum dari setiap pihak yang terlibat dalam perkara. Terlebih kami sangat menghargai proses hukum yang sedang diberlakukan Bareskrim Mabes Polri," lanjutnya.

(Sumber : Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Ramadhan L Q/M31)
 
 
 
 
 

Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved