Berita Bekasi

Misteri Jejak Darah di Rumah Kontrakan yang gegerkan Warga Kampung Rawa Banteng Cikarang Barat

Jejak darah misterius tampak di sebuah rumah yang disewakan (kontrakan) Kampung Rawa Banteng Kaum, Desa Mekarwangi, Cikarang Barat.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: AC Pinkan Ulaan
Tribun Bekasi/Rangga Baskoro
Jejak darah tampak di sebuah rumah yang disewakan (kontrakan) Kampung Rawa Banteng Kaum, Desa Mekarwangi, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Minggu (7/8/2022) pagi. 

TRIBUNBEKASI.COM, CIKARANG BARAT -- Warga Kampung Rawa Banteng Kaum, Desa Mekarwangi, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, digegerkan dengan penemuan jejak darah di sebuah rumah yang disewakan (kontrakan) pada Minggu (7/8) pagi.

Jejak darah itu terlihat di lantai di bagian bawah pintu, membentuk pola lingkaran karena gesekan pintu yang membuka dan menutup.

Selain itu ada pula noda darah yang sudah mengering di lantai teras, yang dilihat dari ukurannya tak mungkin disebabkan luka yang kecil.

Warga segera berkumpul di rumah kontrakan tersebut dan melihat jejak darah yang tampaknya berasal dari dalam rumah dan berceceran hingga ke depan rumah.

Hanya saja pintu rumah itu tertutup rapat sehingga membuat jejak darah kering tadi jadi terlihat misterius.

Tak salah bila imajinasi warga jadi berkembang liar, membayangkan sebuah peristiwa mengerikan telah terjadi.

Kapolsek Cikarang Barat, Kompol Sutrisno, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan pihaknya telah datang ke lokasi kejadian untuk memeriksa laporan warga itu.

"Petugas SPKT bersama dengan piket Padal (perwira pengendali), dan Reskrim sudah ke lokasi TKP tadi pagi," kata Sutrisno saat dikonfirmasi.

Setelah mendatangi rumah kontrakan itu, petugas tak menemukan satu pun penghuninya sehingga mereka pun mencari tahu keberadaan para penghuni rumah tersebut.

"Setelah kami cari, pemilik kontrakan itu bernama Yuda Pisesa. Sekarang sudah kami bawa ke polsek untuk dilakukan pemeriksaan," ujarnya.

Sutrisno belum mau berbicara banyak soal penyebab banyaknya lumuran darah di kontrakan itu.

Namun dia memastikan tak ada kasus dugaan penganiayaan atau pembunuhan di lokasi tersebut.

"Penghuni kontrakan masih diperiksa. Bukan penganiayaan, apalagi pembunuhan. Nanti akan kami umumkan," katanya.

Dengan begitu jejak darah tersebut masih misteri sampai Kompol Sutrisno mengumumkan asal-muasalnya.

Sumber: Tribun bekasi
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved