Berita Nasional

Majukan Ekonomi Masyarakat Gampong Ulee Lheue, Menparekraf Kolaborasi dengan Mitra Strategis

Sandiaga merespons aspirasi nelayan yang berharap bantuan pembangunan Pelabuhan Teluk Panjang yang belum tersentuh sejak Tsunami Aceh Desember 2004.

Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
Menparekraf Sandiaga Uno saat datang ke Desa Wisata Gampong Ulee Lheue yang terletak di Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh. 

TRIBUNBEKASI.COM — Wisata religi menjadi daya tarik tersendiri bagi pelancong yang datang ke Desa Wisata Gampong Ulee Lheue yang terletak di Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno berkesempatan mengunjungi desa tersebut dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022, baru-baru ini.

Gampong Ulee Lheue masuk dalam daftar 50 besar desa wisata terbaik dalam ADWI 2022 setelah melalui proses uji standar penilaian tim juri yang terdiri dari tujuh kategori. Mereka bakal mendapatkan pembinaan dan pendampingan dari mitra strategis Kemenparekraf, yakni Astra.

Kedatangan Sandiaga disambut tarian Ranup Lampuan, tarian selamat datang yang dibawakan oleh anak-anak.

Setelah sesi pemaparan potensi wisata desa itu, Sandiaga diajak masuk ke Galery Tsunami dan bertemu dengan Delisa, salah seorang korban Tsunami tahun 2004 yang kisahnya sempat dijadikan film berjudul “Hafalan Shalat Delisa”

Baca juga: UPDATE Penembakan Brigadir J: Bharada E Bantah Ada Baku Tembak, Proyektil di Dinding Diduga Rekayasa

Baca juga: Dua Bocah Tenggelam Saat Berenang di Aliran Kali Bekasi, Belum Ditemukan Hingga Kini

Selanjutnya Sandiaga dan rombongan masuk ke dalam Masjid Baiturrahim, yang sempat menjadi saksi biksu peristiwa Tsunami tahun 2004 dan kini menjadi Cagar Budaya.

Bersama seluruh rombongan, Sandiaga melanjutkan berjalan kaki menuju pantai cermin untuk melihat atraksi budaya Tarek Pukat, yaitu sebuah cara tradisional saat menangkap ikan yang dipimpin langsung oleh Panglima Laot. 

Menurut Sandiaga Uno, Desa Wisata Gampong Ulee Lheue sarat akan sejarah religi yang dapat menjadi daya pikat bagi para wisatawan.

”Salah satu paket wisata religi yang bisa kita tawarkan nanti saat Banda Aceh mudah-mudahan bisa menjadi host International Halal Tourism and Syariah Creative Economy adalah paket bahwa shalat Subuh di Masjid Baiturrahman dan shalat Dhuha nya di Masjid Baiturrahim,” ungkap Sandiaga dalam pernyataan resminya.

“Karena ada sejarahnya, yaitu saat terbakar atau dibakar, Masjid Baiturrahman ada perintah dari Sultan untuk melaksanakan shalat di Masjid Baiturrahim. Jadi, ini yang salah satu menjadi daya tarik baik sejarah maupun wisata religi," beber Sandiaga.

Baca juga: Beraksi Belasan Kali, Lima Begal Bersenjata Tajam Dibekuk Polisi

Baca juga: Baru Usia 19 Tahun, Anak Mantan Wabup Karawang Masuk Partai Gerindra dan Daftar Caleg

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved