Berita Kriminal

Kades Lambangsari Ditahan, Kasus Pungli PTSL Masih Diselidiki Kejari, Bakal Ada Tersangka Baru?

Kepala Desa Lambangsari, PH diduga tersandung kasus dugaan pungutan liar (pungli) penyelenggaraan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Panji Baskhara
Tribun Bekasi/Rangga Baskoro
Kades Lambangsari, PH (rompi merah jambu) saat ditahan Kejari Kabupaten Bekasi atas dugaan melakukan pungli dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi menahan Kepala Desa Lambangsari, PH.

PH diduga kuat tersandung kasus dugaan pungutan liar (pungli) penyelenggaraan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasie Pidsus) Kejari Kabupaten Bekasi, Dwi Hatmoko menjelaskan, hingga kini masih melakukan penyidikan untuk mengumpulkan keterangan PH.

"Saat ini penanganan untuk perkara dimaksud. Masih pemeriksaan untuk kelengkapan perkara," kata Dwi saat dikonfirmasi, Rabu (10/8/2022).

Baca juga: Kasus Pungli PTSL di Kabupaten Bekasi, Apa Alasan Kades Lambangsari Ajukan Penangguhan Penahanan?

Baca juga: UPDATE Kasus Dugaan Pungli PTSL: Jatuh Sakit, Kepala Desa Lambangsari Ajukan Penangguhan Penahanan 

Baca juga: Nasib Desa Lambangsari setelah Oknum Kepala Desa Ditangkap Kejari Akibat Terlibat Kasus Pungli PTSL

Dia menambahkan dikarenakan kasusnya masih dalam proses penyidikan, tak menutup kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus pungli PTSL tersebut.

"Hal tersebut tetap terbuka kemungkinan. Berdasarkan kualitas peran atau kesalahan dan alat bukti," ucapnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi menetapkan Kepala Desa Lambangsari berinisial PH, sebagai tersangka.

PH terlibat atas kasus dugaan pungli penyelenggaraan PTSL di Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi 2021.

PH diduga menginstruksikan para perangkat desa, ketua RW dan RT untuk mengutip uang sebesar Rp400 ribu ke setiap pemohon.

Kejari mengestimasi terdapat 1.165 sertifikat warga yang pemohonnya berasal dari tiga dusun.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved