Berita Bekasi

Plt Wali Kota Bekasi Minta Jembatan Antilope Lama Jangan Dibongkar Tapi Jadi Ruang Bermain Anak-anak

Dinas Perhubungan Kota Bekasi sudah memberlakukan uji coba open traffic pada Jembatan Antilope Baru yang baru saja selesai dibangun.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
TribunBekasi.com
Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto meminta Jembatan Antilop lama agar tidak perlu dibongkar. Namun lebih baik ditutup yang nantinya bisa digunakan warga sebagai tempat interaksi ataupun ruang bermain anak-anak. 

TRIBUNBEKASI.COM, PONDOK GEDE --- Jembatan Antilope lama kini sudah tidak dapat dilintasi kendaraan mulai Rabu (10/8/2022) sore.

Dinas Perhubungan Kota Bekasi sudah memberlakukan uji coba open traffic pada Jembatan Antilope Baru yang baru saja selesai dibangun.

Jembatan Antilope Lama yang sempat viral karena terdampak pemasangan girder proyek KCIC, sehingga kendaraan yang boleh melintas hanya kendaraan dengan ketinggian dibawah 1,7 meter, ini pun belum diketahui nasibnya.

Meski begitu, Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto meminta Jembatan Antilop lama agar tidak perlu dibongkar.

Namun lebih baik ditutup yang nantinya bisa digunakan warga sebagai tempat interaksi ataupun ruang bermain anak-anak.

"Lebih baik Jembatan (lama) tidak perlu dibongkar, nanti ditutup aja, nanti diberikan aktivitas untuk anak anak, sehingga dapat digunakan anak anak lebih optimal lagi baik itu untuk bermain atau lainnya," kata Tri Adhianto, Rabu (10/8/2022).

Baca juga: Jadi Akses ke Kawasan Industri Surya Cipta, Warga Ciampel Menanti Rampungnya Proyek Jembatan Walahar

Baca juga: Buka Jembatan Penghubung Dua Kawasan Industri MM2100 dan EJIP, Pemkab Bekasi Relokasi Omah Buruh

Diungkapkan oleh Tri, keinginannya menjadikan Jembatan Antilope lama yang sudah tidak digunakan ini, untuk diubah menjadi ruang bermain anak, karena ia menyadari Kota Bekasi masih minim ruang bermain anak-anak.

Di sisi lain, Jembatan Antilope Lama yang berdekatan dengan perlintasan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, dan LRT dapat menjadi tempat yang sangat bagus sebagai ruang interaksi, bahkan juga bisa digunakan sebagai tempat berdagang.

"Jadi bisa dibayangkan jika nanti dua duanya jalan keretanya nanti bisa menarik. Apalagi kalo malem hari juga bisa menjadi tempat tongkrongan juga enak," katanya.

BERITA VIDEO : BEREDAR INFORMASI JEMBATAN BECAK KAYU AMBLES

Meski begitu, tentunya jika itu direstui, ia menekankan kepada RT RW bahwa Lurah untuk bis menjaga agar tidak mengganggu aktivitas jalan tol yang ada dibawah Jembatan Antilope lama.

Terpenting lokasi itu bisa dimanfaatkan seoptimalkan mungkin untuk kegiatan positif. 

"Yang penting kita sama sama menjaga nanti saya minta ke Pak RT RW Lurah jangan sampai mengganggu perjalanan tol yang ada dibawahnya, sehingga bisa dimanfaatkan seoptimal mungkin oleh masyarakat," ucapnya.  
 
 
 
 
 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved