Berita Bekasi

Harga Mi Instan di Kota Bekasi Stabil di Tengah Isu Harga Naik Efek Domino Perang Rusia-Ukraina

Harga mi instan di Kota Bekasi masih stabil, di tengah wacana kenaikan harga karena harga gandum naik.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: AC Pinkan Ulaan
Pexel.com/Syed Muhammad Afifi
Harga mi instan di Kota Bekasi masih stabil, di tengah wacana kenaikan harga. Keterangan Foto: (ilustrasi) 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN -- Wacana kenaikan harga produk mi instan tengah jadi perbincangan masyarakat, karena mi instan adalah penganan favorit mayoritas masyarakat Indonesia.

Kenaikan harga ini konon sebagai dampak Perang Rusia-Ukraina, yang menyebabkan efek domino.

Lalu bagaimana kondisi harga mie instan di Kota Bekasi? Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bekasi, Tedi Hafni, mengatakan sudah mendengar kabar itu.

Namun, lanjutnya, pemantauan pihaknya menemukan harga mi instan di Kota Bekasi masih stabil.

Di sejumlah pasar di Kota Bekasi harga mi instan rata-rata Rp3.000 perbungkus.

Maka Tedi berharap kenaikan harga tidak terjadi.

"Ya memang untuk informasi dari Pusat, sekarang sekarang ini ada wacana ataupun kenaikan bahan pokok gandum dari adanya efek domino krisis global di Ukrana itu," kata Tedi Hafni, Kamis (11/8).

Meskipun masih terpantau stabil, namun menurut Tedi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bekasi tetap melakukan langkah-langkah antisipasi, dengan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Kami juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat. Biasanya kalau ada kenaikan harga yang siginifikan, seperti dulu minyak goreng naik, kami koordinasi dengan mereka untuk membahas hal ini," katanya.

Jika berkaca kepada kenaikan harga minyak goreng, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menyiapkan langkah-langkah strategis seperti operasi pasar.

Namun hal ini tentu masih akan menunggu langkah dari Pemerintah Provinsi karena dampaknya secara Nasional.

"Nanti akan kami koordinasikan, karena kan pasti yang terdampak bukan Kota Bekasi saja melainkan juga Indonesia. Sembari kami juga berkoordinasi dengan agen-agen distributor dan lain sebagainya," tandasnya.

Sumber: Tribun bekasi
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved