Berita Kriminal

Perkembangan Kasus Pembunuhan Brigadir J Diumumkan Setelah Salat Jumat: Timsus yang Sampaikan

Perkembangan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J akan disampaikan Tim khusus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit, Jumat (19/8/2022).

Editor: Panji Baskhara
Warta Kota/Miftahul Munir
Perkembangan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J akan disampaikan Tim khusus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit, Jumat (19/8/2022). Foto: Irjen Ferdy Sambo usai menjalani pemeriksaan selama tujuh jam di ruang penyidik Bareskrim Polri atas kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat pada Kamis (4/8/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM - Update kasus pembunuhan berencana pada Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) akan diumumkan.

Perkembangan kasus pembunuhan berencana Brigadir J akan disampaikan Tim khusus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit.

Rencananya, pengumuman perkembangan kasus pembunuhan berencana yang menyeret mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo akan diumumkan, Jumat (19/8/2022), selepas salat Jumat.

Kabar tersebut pun langsung dibenarkan oleh Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Irjen Dedi Prasetyo.

Baca juga: Update Kasus Pembunuhan Brigadir J Bakal Diumumkan 19 Agustus 2022, Polri: Setelah Salat Jumat

Baca juga: Jadwalkan Pemeriksaan Istri Irjen Sambo, Timsus Segera Ungkap Perkembangan Kasus Brigadir J

Baca juga: Komnas Perempuan Sayangkan LPSK Tolak Permohonan Istri Ferdy Sambo, Minta Dugaan Pelecehan Didalami

"Ya. Habis shalat Jumat nanti diinfokan updatenya," kata Dedi, Kamis (18/8/2022), dilansir Kompas.com.

Saat ditanya soal apa perkembangan kasus Brigadir J yang akan disampaikan timsus besok, Dedi enggan membocorkannya.

Tak hanya itu, Dedi juga tidak mau memberitahukan soal siapa yang akan mengumumkan perkembangan kasus tersebut.

Dedi hanya menegaskan, yang menyampaikan perkembangan kasus Brigadir J ini adalah dari timsus langsung.

"Timsus langsung besok yang sampaikan," ucapnya.

Perlu diketahui hingga kini Polri telah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus pembunuhan berencana pada Brigadir J ini.

Keempat tersangka tersebut di antaranya ada Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Bripka Ricky Rizal, seorang ART Sambo bernama Kuat Ma'ruf, dan Irjen Ferdy Sambo yang menjadi otak dari pembunuhan ini.

Kasus Brigadir J ini juga telah meluas dengan adanya dugaan suap yang dilakukan oleh Ferdy Sambo ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Serta dugaan adanya transaksi uang sebanyak Rp 200 juta dari rekening Brigadir J yang dikirimkan ke salah seorang tersangka oleh Ferdy Sambo.

Mahfud MD Ungkap Drama Melankolis Ferdy Sambo

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved