Berita Bekasi

Tenaga Kesehatan di Kabupaten bekasi Belum Divaksinasi Booster Dosis ke-2, ternyata ini Penyebabnya

Tenaga kesehatan di Kabupaten Bekasi belum menerima vaksin Covid-19 dosis penguat kedua.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: AC Pinkan Ulaan
Wartakotalive.com/Rizki Amana
Tenaga kesehatan di Kabupaten Bekasi belum menerima vaksin Covid-19 dosis penguat kedua, karena persediaan vaksin menipis. Keterangan Foto: (ilustrasi) Tenaga vaksinator sedang memasukan dosis vaksin Moderna ke dalam tabung suntik pada program vaksinasi booster bagi nakes di RSU Kota Tangerang Selatan (Tangsel) 

TRIBUNBEKASI.COM, CIKARANG -- Tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Bekasi hingga kini belum menerima vaksin booster atau dosis penguat kedua.

Menurut Wakil Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Masrikoh, ketersediaan vaksin yang menipis jadi kendala utama belum dimulainya vaksinasi dosis penguat kedua.

"Kendala hanya persediaan vaksin yang belum lengkap jenisnya," ujar Masrikoh saat dikonfirmasi, Sabtu (20/8).

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi masih menunggu distribusi vaksin dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Masrikoh mengaku telah bersurat secara resmi sejak awal Agustus lalu, perihal permintaan vaksin jenis Pfizer sebanyak 2.000 vial yang bisa digunakan kepada 24.000 orang.

Sementara itu, pihaknya telah melakukan pendataan mengenai jumlah nakes yang berhak menerima vaksinasi booster kedua.

"Kalau dilihat data yang awal, jumlah nakes ada lebih dari 12.000 orang," katanya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan, pemerintah telah merestui tenaga kesehatan (nakes) di seluruh Indonesia untuk menerima vaksin booster kedua sejak akhir Juli lalu.

Hal itu tertuang dalam surat edaran Nomor HK.02.02/C/ 3615 /2022 tentang Vaksinasi COVID-19 Dosis Booster ke-2 Bagi Sumber Daya Manusia Kesehatan.

Kota Bekasi

Sementara itu di wilayah tetangga Kabupaten Bekasi, Dinas Kesehatan Kota Bekasi tengah mengajukan permintaan 30.000 dosis vaksin Moderna ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk pelaksanaan vaksinasi booster kedua bagi tenaga kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati mengatakan jika mengacu kepada pedoman Kementerian Kesehatan, tenaga kesehatan pada booster pertama menerima vaksin jenama moderna, sehingga  booster kedua pun moderna.

"Karena memang vaksinnya belum sampai kesini secepatnya akan kami jadwalkan bergantian karena yang akan diberikan vaksin nya adalah moderna," kata Tanti Rohilawati, Sabtu (6/8).

Diungkapkan oleh Tanti, saat ini memang proses pendataan terkait tenaga kesehatan (Nakes) yang akan menerima vaksin booster kedua masih terus dilakukan maka dari itu pihaknya meminta ke seluruh layanan baik puskesmas, rumah sakit, Klinik, untuk melakukan update terbaru data Nakes.

Halaman
12
Sumber: Tribun bekasi
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved