Breaking News:

Berita Kriminal

Wanita Open BO Korban Penusukan Alami Luka di Tangan dan Perut, Pelaku Ditahan Polisi

AKBP Aldi Subartono menjelaskan bahwa untuk mengetahui motif penusukan tersebut penyidik masih mendalaminya.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
Foto Tangkap Layar
Viral, diduga seorang wanita open BO ditusuk pelanggannya di Kosan Perum Johar Permai, Kelurahan Adiarsa Barat, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG — Pelaku penusukan wanita open BO atau PSK Online sudah ditahan di Polsek Karawang Kota.

Sementara korban wanita mengalami luka pada bagian tangan dan perut karena ditusuk benda tajam.

"Iya sudah ditangkap, di Polsek Kota (Karawang Kota)," kata Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono, pada Minggu (21/8/2022).

AKBP Aldi Subartono menjelaskan bahwa untuk mengetahui motif penusukan tersebut penyidik masih mendalaminya.

"Nanti disampaikan Kapolsek Karawang Kota," katanya.

Baca juga: Pasha Ungu Mulai Merasa Perlu Jaga Kebugaran Tubuh dengan Rutin Berolahraga

Baca juga: Rektor Unila Terjaring OTT, Diduga Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru, Ini Penjelasan KPK

Sebelumnya diberitakan,  diduga seorang wanita open BO ditusuk pelanggannya di Kosan Perum Johar Permai, Kelurahan Adiarsa Barat, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang.

Kejadian pelanggan menusuk wanita open BO di kosan Karawang itu videonya viral di sejumlah whatsapp group.

Dari video yang beredar, terlihat seorang pria telanjang ditarik keluar sejumlah orang dari kamar.

Pria itu ditanya dan dipegang tiga orang lainnya.

Sementara itu, satu orang perempuan nampak melihat ke dalam kamar tersebut, dan lalu teriak histeris diduga melihat kondisi wanita yang terdarah usai ditusuk pria telanjang tersebut. Terlihat di depan pintu ada bercak darah.

Baca juga: Menang Laga Uji Coba, Pelatih Persipasi Kota Bekasi akan Evaluasi Taktik, Strategi dan Kerjasama Tim

Baca juga: Tak Hanya Janjikan Uang, Putri Candrawathi yang Giring Tiga Tersangka dan Brigadir J ke Rumah Dinas

Kapolsek Karawang Kota, Kompol Marsono membenarkan kejadian tersebut.

"Iya benar, masih dalam pemeriksaan," katanya saat ditemui di kantornya pada Jumat (19/8/2022).

Saat ditanya kronologi dan motifnya, mantan Kapolsek Jatisari enggan menjawab. Dia menyebut, pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

"Masih pemeriksaan, jika ada informasi lagi kita sampaikan ke teman-teman media," katanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved