Berita Kriminal

Benny K Harman Usul Nonaktifkan Kapolri dalam Menangani Kasus Pembunuhan Brigadir J, Apa Alasannya?

Benny K Harman usulkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dinonaktifkan dalam penanganan kasus pembunuhan Brigadir J.

Editor: Panji Baskhara
Istimewa
Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Benny K Harman usulkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dinonaktifkan dalam penanganan kasus pembunuhan Brigadir J. Foto: Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. 

Selain itu, Kapolri juga mengungkapkan Ferdy Sambo membuat skenario seolah terjadi tembak-menembak dengan menembakan senjata dari Brigadir J.

Hal ini disampaikannya pada konferensi pers yang digelar di Mabes Polri pada 9 Agustus 2022 lalu.

"Untuk membuat seolah-olah telah terjadi tembak-menembak saudara FS melakukan penembakan dengan senjata milik saudara J ke dinding berkali-kali, untuk membuat kesan seolah telah terjadi tembak-menembak," katanya.

Dalam kasus ini, Polri telah menetapkan lima tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J yaitu Ferdy Sambo, Bharada E, Bripka RR, Kuwat Maruf, dan Putri Candrawathi.

Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Kuwat Maruf, dan Putri Candrawathi disangkakan dengan pasal 340 KUHP subsider pasal 338 KUHP juncto pasal 55 dan 56 KUHP dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara maksimal 20 tahun.

Sementara Bharada E disangkakan dengan pasal 338 KUHP juncto 55 dan 56 tentang Tindak Pidana Pembunuhan.

(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto/Garudea Prabawati/Abdi Ryanda Shakti)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Benny K Harman Usulkan Kapolri Dinonaktifkan soal Kasus Brigadir J, Diambil Alih Kemenko Polhukam"

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved