Berita Kriminal

Kasus Pembunuhan Brigadir J, Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi Diperiksa Itsus

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo sebut pemeriksaan Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi soal ketidakprofesionalan kasus Brigadir J.

Editor: Panji Baskhara
Warta Kota/Ramadhan LQ
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo sebut pemeriksaan Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi oleh inspektorat khusus (Otsus) mengenai ketidakprofesionalan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. Foto: Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi, saat datang ke kantor BPN Jakarta Selatan pada Kamis (14/7/2022) siang. 

Sisanya adalah AKBP ANT, AKBP AR, Kompol BW, dan Kompol CP.

"Kalau untuk FS tentu sudah. Kelima yang sudah dipatsuskan ini dalam waktu dekat akan kita limpahkan ke penyidik, nanti secara teknis penyidik akan jelaskan persangkaan pasalnya," beber Agung.

Grafik Terbaru Konsorsium 303

Tengah menjadi perbincangan publik soal tersebarnya grafik baru tentang konsorsium 303 di media sosial (Medsos).

Pihak Polri menanggapi mengenai viralnya grafik terbaru konsorsium 303 yang menyeret sejumlah nama pejabat kepolisian.

Seperti diketahui, telah muncul grafik baru soal Konsorsium judi 303, dengan nama-nama berbeda di dalamnya.

Jika pada grafik sebelumnya muncul nama mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo di puncak struktur, pada grafik kali ini menampilkan nama seorang pejabat Bareskrim Polri.

Bahkan, ada juga nama pejabat Bareskrim Polri lainnya

Pada grafik tersebut, nama Kabareskrim berada di pucuk atas yang diduga menerima setoran dari bos judi online kelompok Medan.

Masih berdasarkan grafik tersebut, Agus juga disebut diduga membawahi 303 kelompok Jakarta dan Medan.

Apa tanggapan Mabes Polri?

Korps Bhayangkara menegaskan pihaknya masih fokus pada kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Dimana kasus itu yang didalangi eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Hingga saat ini, Polri belum berkomentar lebih jauh soal Konsorsium 303 itu.

Halaman
1234
Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved