Berita Artis

Musisi Dellu Uyee Pamer Beraksi Extreme Body Suspension: Suatu Kepuasan Tersendiri

Aksi extreme body suspension dilakukan Musisi Dellu Uyee terekam hingga viral di media sosial (Medsos).

Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Panji Baskhara
Dok Pribadi
Aksi extreme body suspension dilakukan Musisi Dellu Uyee di acara Kreo Ink Creative Fest, Sabtu (20/8/2022) terekam hingga videonya viral di media sosial (Medsos). 

TRIBUNBEKASI.COM - Belum lama ini, aksi extreme body suspension dilakukan Musisi Dellu Uyee jadi sorotan.

Aksi extreme body suspension dilakukan Dellu Uyee tersebut terekam hingga viral di media sosial (Medsos).

Seni extreme body suspension adalah aksi mengangkat atau menggantung tubuh manusia, yang sebelumnya di piercing atau dipasang pengait di beberapa bagian tubuh.

Dellu Uyee mengatakan, aksinya yang ia lakukan terjadi di acara Kreo Ink Creative Fest.

Dimana Kreo Ink Creative Fest digelar pada Sabtu (20/8/2022) dan dihadiri beberapa artis Indonesia, seperti Nikita Mirzani hingga Hendric Sinigami.

Baca juga: Launching Kelengkapan Produk Susu dan Bayi, Viva Apotek Gelar Lomba untuk Anak dan Seminar Kesehatan

Baca juga: Arteria dan Trimedya Sindir Gaya Hidup Oknum Polisi Hingga Istri Kapolsek: Kalah Anggota DPR!

Baca juga: Juara Pertama Event CSR Cooking Competition Meraih Rumah Makan Sekai, Leidy: Saya Sungguh Bersyukur!

"Saya telah melakukan banyak hal gila dalam hidup, buat saya melakukan hal yang tidak banyak orang berani lakukan adalah suatu kepuasan tersendiri," kata Dellu Uyee kepada awak media, Selasa (23/8/2022).

Saat beraksi, Dellu Uyee senang dengan melihat dan mendengar reaksi dari penonton, sehingga dianggap sebagai pertunjukan yang luar biasa.

"Sejujurnya, pada awalnya saya hanya ingin mencobanya karena penasaran, saya tidak tahu setelahnya mendapat pengalaman yang luar biasa dan melekat," ucap Dellu Uye.

Ucha, Profesional Suspension mengatakan aksi Dellu Uyee melakukan aksi body suspension sangat berbahaya dan memiliki resiko tinggi.

"Siapa pun yang ingin melakukan ini harus menjalankan Teknik Aseptik yang menyeluruh. Semua jenis jarum atau pengait harus digunakan untuk satu orang, sekali pakai, dan steril," jelas Ucha. 

Aksi Body Suspension sering disebut sebagai praktik sadis dan banyak mengundang reaksi ketakutan bagi mereka yang melihat. 

Niyo, dari Piercing Indonesia memahami akan reaksi takut orang-orang saat melihat aksi body suspension, karena ikut merasakan sakit yang luar biasa.

"Bagaimanapun ini hanya boleh dilakukan oleh Professional Suspension Artists, dan jangan pernah mencoba hal ini sendirian dirumah," ujar Niyo.

(Wartakotalive.com/ARI)

Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved