Penembakan Brigadir J

Timsus Polri Bakal Segera Periksa Putri Candrawathi Sebagai Tersangka Pekan Ini

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyatakan bahwa pemeriksaan terhadap Putri Candrawathi direncanakan akan berlangsung pada pekan ini.

Editor: Ichwan Chasani
TikTok @revalalip
Foto Kolase istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi 

Di sisi lain, Komjen Agung Budi Maryoto menuturkan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak kedokteran untuk memeriksa kesehatan Putri.

Baca juga: PDFI Kesulitan Tentukan Jarak Tembak, Luka Brigadir Yosua Sudah Dibersihkan Saat Autopsi Pertama

Baca juga: Hasil Autopsi Ulang Tim PDFI, Dua Luka Tembak Brigadir Yosua Sangat Fatal, Kena Dada dan Kepala

"Kami akan terus kordinasi dengan dokter. Jadi belum (ditahan)," pungkasnya.

Ada di Lantai 3

Sebelumnya juga dikabarkan bahwa Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi berada di lantai 3 saat Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir Yousa atau Brigadir J tewas ditembak mati di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

"(Putri) Ada di lantai 3 saat Riki dan Ricard saat ditanya kesanggupan untuk menembak almarhum Josua," kata Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto saat dikonfirmasi, Sabtu (20/8/2022).

Di sisi lain, Komjen Agus Andrianto menyatakan Putri Candrawathi diduga menjadi salah satu orang yang menggiring Brigadir J ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Brigadir J diminta ke rumah dinas bersama Bripka Ricky Rizal, Bharada Richard Eliezer dan Kuat Maruf.

Baca juga: Keseriusan Manajemen Persib Bikin Luis Milla Terima Pinangan Latih Skuat Pangeran Biru

Baca juga: Terkait Kematian Brigadir Yosua, Itsus Mabes Polri Periksa Dirkrimum Polda Metro Jaya

"(Perannya) mengajak berangkat ke Duren tiga bersama RE, RR, KM, Alm J," jelasnya.

Tak hanya itu, Komjen Agus Andrianto menuturkan bahwa Putri Candrawathi juga diduga turut mengikuti skenario yang dibangun oleh suaminya, Ferdy Sambo terkait kematian Brigadir J.

Termasuk, kata Komjen Agus Andrianto, Putri Candrawathi juga turut menjanjikan sejumlah uang kepada tiga tersangka lainnya. Uang itu diberikan terkait rangkaian kematian Brigadir J.

"Mengikuti skenario yang dibangun oleh FS, bersama FS saat menjanjikan uang kepada RE, RR dan KM," pungkasnya.(Tribunnews.com/Igman Ibrahim)

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved