Berita Kriminal

Ahmad Taufan Damanik Mengaku Marah ke Irjen Ferdy Sambo: Kau Jangan Kurang Ajar Sama Komnas HAM!

Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik mengaku murka dengan tersangka kasus pembunuhan Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo.

Editor: Panji Baskhara
Wartakotalive.com/Alfian Firmansyah
Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik mengaku murka dengan tersangka kasus pembunuhan Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo. Foto: Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik. 

TRIBUNBEKASI.COM - Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik, akui pada 12 Agustus 2022 sempat melakukan pemeriksaan terhadap Irjen Ferdy Sambo.

Pemeriksaan terhadap Irjen Ferdy Sambo tersebut berlangsung di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Saat itu, Ahmad Taufan Damanik ditemani dua komisioner Komnas HAM lain yakni Choirul Anam dan Beka Ulung Hapsara dan tiga orang staff-nya.

Ahmad Taufan Damanik mengaku juga sempat murka kepada Irjen Ferdy Sambo.

Baca juga: Irjen Ferdy Sambo Jalani Sidang Etik, Kadiv Humas Polri: Keputusan Ditentukan Hari Ini Juga

Baca juga: Tandatangan di Atas Materai, Ferdy Sambo Minta Maaf dan Siap Tanggungjawab Kasus Brigadir Yosua

Baca juga: Irjen Ferdy Sambo Jalani Sidang Etik dan Profesi, Dua Pati dan Tiga Pamen Dihadirkan Sebagai Saksi

Ia murka, karena Ferdu Sambo pernah memanggil salah satu komisioner Komnas HAM, Mohammad Choirul Anam pada Senin (11/7/2022).

Pertemuan antara Ferdy Sambo dan Mohammad Choirul Anam tersebut terjadi sebelum kasus Brigadir J mencuat ke publik.

Melansir Tribunnews.com ia mengakui, pada tanggal 11 Juli 2022 sekira pukul 12 siang, Anam yang ditugaskannya jadi liaision officer (LO) terkait kerja sama Komnas HAM dengan Polri, sempat meminta izin untuk bertemu Sambo.

Taufan pun memberikannya izin karena memang Anam yang bertugas untuk itu.

Taufan menjelaskan selama ini Anam adalah orang yang sangat disiplin dalam melaporkan pekerjaan kepadanya.

Hal tersebut, kata dia, termasuk dengan tugasnya sebagai LO Komnas HAM dalam kerja sama dengan Mabes Polri terkait pengawasan.

"Dia saya kasih tugas untuk itu, maka dia pergi. Saya bilang dia paling disiplin ini. Misalnya mau pergi atau setelah pulangnya," kata Taufan.

Taufan lalu menyebutkan, Anam mengungkap pertemuannya dengan Sambo sehari kemudian.

"Terus besok pagi baru dijelaskan, 45 menit katanya (Ferdy Sambo) cuma nangis-nangis, seperti yang digambarkan Pak Mahfud MD (dalam RDP dengan Komisi III DPR RI) itu," kata Taufan.

"Ya dia (Sambo) bilang, 'Kenapa bukan saya yang bunuh'. Cuma begitu-begitu. Saya diceritain Anam baru besoknya (usai pertemuan Anam dan Sambo pada 11 Juli),"

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved