Breaking News:

Berita Nasional

Analis Ekonomi: Subsidi BBM Turun, Alokasi Pendididikan Hingga Kesehatan Otomatis Meningkat

Analis Ekonomi Faris Abdurrachman akui besaran subsidi BBM berkorelasi dengan alokasi APBN untuk sektor pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.

Editor: Panji Baskhara
Tribunnews.com
Ilustrasi - Analis Ekonomi Faris Abdurrachman akui besaran subsidi BBM berkorelasi dengan alokasi APBN untuk sektor pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. 

TRIBUNBEKASI.COM - Analis Ekonomi Faris Abdurrachman akui besaran subsidi BBM berkorelasi dengan alokasi APBN untuk sektor pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.

Menurut Faris Abdurrachman, semakin tinggi subsidi BBM maka alokasi APBN untuk sektor lain turut menurun.

"Tiap kali subsidi BBM diturunin, alokasi APBN untuk pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur selalu otomatis meningkat," kata Faris lewat akun resminya.

Dalam data Kementerian Keuangan, menurut Faris Abdurrachman, menunjukkan alokasi APBN untuk pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur meningkat setelah subsidi BBM menurun drastis pada tahun 2015.

Faris juga menyebut, program-program pemerintah yang sampai sekarang masih bermanfaat bagi orang miskin.

Seperti BOS, Program Keluarga Harapan, PBI-BPJS, itu lahir dari kebijakan menurunkan subsidi BBM pada tahun 2005.

"Sayangnya Indonesia ga punya ruang fiskal yang banyak, rasio pajak kita susah banget naiknya. Artinya ketika mau nyiptain ruang fiskal yang berarti untuk pengeluaran lain, biasanya komponen subsidi BBM yang perlu dipotong," kata Faris.

Dalam unggahan yang berbeda, Faris mengingatkan konsumsi BBM sudah jauh melebihi produksi dalam negeri.

Sehingga, konsekuensinya beban subsidi akan semakin besar ke depannya jika tidak ada perubahan kebijakan.

Dia juga berkata bahwa BLT yang tepat sasaran lebih baik dibandingkan dengan subsidi BBM.

"BLT dengan targeting yang lebih baik dibanding subsidi BBM adalah solusi yang optimal. Cepat atau lambat subsidi memang harus diturunkan," katanya.

(TribunBekasi.com/BAS)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved