Berita Bekasi

Usai Kecelakaan Maut, Kegiatan Sekolah di SDN Kota Baru II dan III Diliburkan

Kegiatan belajar di SDN Kota Baru II dan SDN Kota Baru III rencananya akan kembali berjalan normal pada Senin (5/9/2022) mendatang.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Joko Supriyanto
Sebuah truk kontainer bernopol N 8051 EA terlibat kecelakaan di Jalan Sultan Agung, Kota Baru, Kota Bekasi, Rabu (31/8/2022) siang. Dilaporkan ada korban jiwa atas insiden tersebut. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI BARAT — Setelah kejadian kecelakaan maut di Jalan Sultan Agung, Kota Baru, Kota Bekasi, kegiatan belajar mengajar (KBM) di SDN Kota Baru II dan SDN Kota Baru III diliburkan selama tiga hari ke depan.

Kegiatan belajar di SDN Kota Baru II dan SDN Kota Baru III rencananya akan kembali berjalan normal pada Senin (5/9/2022) mendatang.

Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan Pemerintah Kota Bekasi turut berduka cita atas insiden kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Sultan Agung, Kota Baru, Kota Bekasi pada Rabu (31/8/2022) kemarin.

Maka dari itu, sebagai bentuk penghormatan terhadap para korban meninggal maupun korban luka-luka, kegiatan belajar mengajar untuk seluruh siswa di sekolah tersebut sementara diliburkan.

"Kami berikan selama 3 hari ini menjadi hari duka, anak anak belajar di rumah," kata Tri Adhianto, Kamis (1/9/2022).

Baca juga: Saatnya Borong, Harga Emas Batangan Antam di Bekasi Kamis Ini Terendah Sejak Maret, Cek Daftarnya

Baca juga: Polda Metro Jaya Gelar Olah TKP di Lokasi Kecelakaan Maut Kota Baru Bekasi 

Diungkapkan Tri Adhianto, bahwa pihaknya nanti pada Senin (5/9/2022) mendatang berencana memimpin apel kegiatan di SDN Kota Baru II dan III, untuk melihat dan memastikan jika para pelajar tidak mengalami trauma atas insiden ini.

"Nanti saya akan mengambil apel pada anak anak, jadi kita akan pantau mana anak anak yang masih trauma atau yang memang melihat secara langsung," katanya.

Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen akan memberikan pendampingan kepada para anak-anak pelajar yang terindikasi trauma atas kejadian kemarin.

Mas Tri mengaku juga sudah memerintahkan DP3A untuk turun memberikan pendampingan.

"Nanti hari senin lah, karena sekarang kita memberikan kesempatan keluarga untuk lebih dekat lagi bersama keluarganya," ucapnya. 

Baca juga: Vino G Bastian Nyaris Dipasangkan dengan Putrinya Dalam Film Terbaru, Anaknya Gak Mau

Baca juga: Trauma Masuk ke TKP Pembunuhan Brigadir Yosua, Bharada E Gemetar

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved