Berita Kecelakaan

Kecelakaan Maut di Kota Bekasi, Ketua Komnas PA Siapkan Tenaga Trauma Healing untuk Guru dan Siswa

Komnas Perlindungan Anak (PA) siapkan layanan trauma healing bagi siswa SDN Kota Baru II dan III Kota Bekasi, pasca kecelakaan kontainer maut.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Panji Baskhara
TribunBekasi.com/Joko Supriyanto
Foto: Sebuah truk kontainer bernopol N 8051 EA terlibat kecelakaan di Jalan Sultan Agung, Kota Baru, Kota Bekasi, pada Rabu (31/8/2022) siang. Dilaporkan ada korban jiwa atas insiden tersebut. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI BARAT - Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA), Arist Merdeka Sirait akan menyiapkan pelayanan trauma healing bagi siswa SDN Kota Baru II dan III Kota Bekasi.

Hal itu dilakukan Arist Merdeka Sirait untuk mereka pasca insiden kecelakaan maut kontainer yang terjadi di Jalan Sultan Agung beberapa waktu lalu.

Arist Merdeka Sirait pun langsung berkunjung ke SDN Kota Baru II dan III, sekaligus melihat secara langsung lokasi kecelakaan kontainer, yang menyebabkan 10 orang meninggal dunia itu.

"Nanti kita juga akan berikan trauma healing secara massal untuk murid-murid yang ada di sini," kata Arist, Jumat (2/9/2022).

Baca juga: Komnas PA Siapkan Tenaga Trauma Healing Bagi Guru dan Murid Usai Kecelakaan Maut di Bekasi

Baca juga: Aksi Tabur Bunga di Lokasi Kecelakaan Maut Penuh Haru, Para Guru Tak Kuasa Menahan Tangis

Baca juga: Terungkap, Penyebab Kecelakaan Maut di Bekasi Akibat Mengantuk, Sopir Truk Trailer Jadi Tersangka

Menurut Arist Merdeka, jika insiden kecelakaan maut itu tentunya membuat beberapa pelajar SDN Kota Baru II dan III alami shock, apagai kejadian kecelakaan maut itu juga bertepatan ketika anak-anak masih berada di Sekolah.

Terlebih korban tewas juga ada dari pelajar SD itu.

Tak hanya siswa, Arist Merdeka mengaku pemberian pendampingan trauma healing ini juga nantinya diberikan kepada guru yang ada di SDN Kota Baru II dan III Kota Baru.

Sebab setelah menemui guru, mereka mengaku mengalami trauma atas kecelakaan itu, apalagi beberapa guru melihat korban adanya murid sendiri.

"Trauma healing untuk semua anak yang ada disini karena mereka juga mungkin shock ya karena melihat atau mendengar temannya ini hilang meninggal dan sebagainya."

"Selain siswa guru-guru juga perlu juga karena saat ini juga kehilangan, kami akan siapkan juga nanti ya," katanya.

Diungkap Arist, jika pemberian pendampingan trauma healing ini akan segera diberikan dalam waktu dekat.

Komnas PA pun juga berkoordinasi dengan pemerintah setempat terkait tenaga psikolog.

Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait bersama guru di SDN Kota Baru II dan III ketika meninjau lokasi titik kecelakaan maut di Kota Bekasi, Jumat (2/9/2022).
Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait bersama guru di SDN Kota Baru II dan III ketika meninjau lokasi titik kecelakaan maut di Kota Bekasi, Jumat (2/9/2022). (TribunBekasi.com/Joko Supriyanto)

"Kita akan kerja sama dengan psikolog yang ada di Pemerintah Daerah kalo kurang kami akan siapkan orang juga"

"Karena di daerah ini juga tidak banyak psikolog, nanti kami akan gabungkan dengan psikolog dari komnas PA," ucapnya.

(TribunBekasi.com/JOS)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved