Berita Nasional

Kemensos Serahkan Bantuan kepada 378 Korban Banjir Bandang Sentani

Pada 16 Maret tahun 2019, sebanyak 105 orang meninggal dan sekira 4.000 orang mengungsi saat banjir bandang menerjang Distrik Sentani, Jayapura.

Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
Menteri Sosial Tri Rismaharini saat meninjau warga di Kampung Doyo, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura. 

TRIBUNBEKASI.COM — Usai penyerahan perdana atau tahap I bantalan sosial pemerintah berupa bantuan langsung tunai (BLT) pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM) di Kantor Pos Cabang Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua (31/8/2022), Presiden Joko Widodo, bertolak ke beberapa lokasi di Kabupaten Papua.

Salah satu agenda kerja presiden adalah menghadiri penyerahan kunci rumah untuk warga di Kampung Doyo, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura.

Presiden yang didampingi Ibu Negara Iriana dan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, secara langsung meninjau beberapa unit rumah.

Tiga tahun lalu, tepatnya 16 Maret tahun 2019, sebanyak 105 orang meninggal dan sekira 4.000 orang mengungsi saat banjir bandang menerjang Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

Dampak banjir bandang ini juga akibatkan 350 rumah rusak berat, 211 rumah terendam, 3 jembatan rusak berat, dan 8 drainase juga rusak.

Baca juga: PMI Kota Bekasi Berikan Pendampingan Psikososial Korban Kecelakaan Maut Bekasi 

Baca juga: Kini Masih di Bawah BPBD, DPRD Karawang Desak Damkar Jadi Dinas Sendiri

Selama tiga tahun, warga korban bencana banjir bandang masih tinggal di tenda pengungsian yang kondisinya tidak memenuhi standar kesehatan.

Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan rehabilitasi bagi para korban, termasuk merelokasi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Hunian tersebut akan dilengkapi Community Center, fasilitas usaha pertanian, dan peternakan guna memastikan keberlanjutan hidup di lokasi baru ini.

Adapun 76 unit rumah dengan tipe 36 berada di atas lahan seluas 13.170 meter persegi.

Rumah ini terdiri dari satu teras, dua ruangan untuk tempat tidur, satu ruangan tamu, satu kamar mandi dan fasilitas dapur. 

Para korban juga mendapatkan lahan untuk pertanian seluas 1,5 hektar.

Baca juga: Komnas PA Siapkan Tenaga Trauma Healing Bagi Guru dan Murid Usai Kecelakaan Maut di Bekasi

Baca juga: Lihat Keanu Massaid Beli Sepatu Bola Berlabel Diskon, Tangis Angelina Sondakh Tak Terbendung

Terdapat juga fasilitas kandang ayam dengan kapasitas 2.500 ekor ayam petelur, kandang untuk beternak babi untuk 100 ekor indukan, sembilan kolam budidaya lele yang dilengkapi pompa dan saluran air untuk sirkulasi kolam, saluran drainase di tiap kandang serta pembuatan tempat untuk menyediakan pakan ternak.

”Pemerintah juga menyiapkan lahan untuk bercocok tanam dan beternak ayam, babi dan budidaya lele di sekitar permukiman yang dihuni para penerima bantuan. Tujuannya agar upaya pemberdayaan masyarakat benar-benar tepat sasaran dan akhirnya tercapai kesejahteraan di tengah masyarakat,” jelas Presiden Joko Widodo.

Di tempat dan waktu yang sama, Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan, pembangunan fasilitas di permukiman warga korban banjir bandang di daerah Doyo belumlah tuntas.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved