Berita Bekasi

Komnas PA Siapkan Tenaga Trauma Healing Bagi Guru dan Murid Usai Kecelakaan Maut di Bekasi

Pemberian pendampingan trauma healing ini juga nantinya diberikan kepada guru yang ada di SDN Kota Baru II dan III Kota Baru.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Joko Supriyanto
Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait bersama guru di SDN Kota Baru II dan III ketika meninjau lokasi titik kecelakaan maut di Kota Bekasi, Jumat (2/9/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI BARAT — Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA), Arist Merdeka Sirait mengatakan akan menyiapkan pelayanan trauma healing bagi siswa SDN Kota Baru II dan SDN Kota Baru III Kota Bekasi, usai terjadinya insiden kecelakaan maut di Jalan Sultan Agung.

Hal ini disampaikan okeh Arist Merdeka ketika berkunjung ke SDN Kota Baru II dan SDN Kota Baru III, sekaligus melihat secara langsung lokasi kecelakaan yang menyebabkan 10 orang meninggal dunia itu.

"Nanti kita juga akan berikan trauma healing secara massal untuk murid-murid yang ada di sini," kata Arist Merdeka Sirait, Jumat (2/9/2022)

Menurut Arist Merdeka Sirait,  insiden kecelakaan maut itu tentunya membuat beberapa pelajar SDN Kota Baru II dan SDN Kota Baru III mengalami shock.

Apagai kejadian kecelakaan maut itu juga bertepatan ketika anak-anak masih berada di sekolah.

Terlebih korban tewas juga ada dari pelajar SD itu.

Tak hanya siswa, Arist Merdeka Sirait mengatakan pemberian pendampingan trauma healing ini juga nantinya diberikan kepada guru yang ada di SDN Kota Baru II dan SDN Kota Baru III Kota Baru.

Baca juga: Lihat Keanu Massaid Beli Sepatu Bola Berlabel Diskon, Tangis Angelina Sondakh Tak Terbendung

Baca juga: Korsleting Listrik, Satu Rumah Warga Lansia di Pondok Gede Terbakar

Sebab setelah menemui guru, mereka mengaku mengalami trauma atas kecelakaan itu, apalagi beberapa guru melihat korban adanya murid sendiri.

"Trauma healing untuk semua anak yang ada disini karena mereka juga mungkin shock ya karena melihat atau mendengar temannya ini hilang meninggal dan sebagainya. Selain siswa guru-guru juga perlu juga karena saat ini juga kehilangan, kami akan siapkan juga nanti ya," katanya.

Diungkapkan oleh Arist Merdeka Sirait, jika pemberian pendampingan trauma healing ini akan segera diberikan dalam waktu dekat. Komnas PA pun juga berkoordinasi dengan pemerintah setempat terkait tenaga psikolog.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved