Berita kriminal

Polres Karawang Sudah Tangkap 10 Pemuda Terkait Penyerangan Kedai Makan di Karawang

Sepuluh pemuda ditangkap aparat Polres Karawang, karena diduga melakukan perusakan Kedai Sambal Dadak.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: AC Pinkan Ulaan
Pexel.com/Tima Miroshnichenko
Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono, mengatakan pihaknya telah menangkap 10 pemuda, yang diduga pelaku penyerangan Kedai Makan Sambal Dadak, Jumat (2/9/2022). Keterangan foto: (Ilustrasi) 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG -- Aparat Polres Karawang telah menangkap 10 orang, yang diduga pelaku perusakan Kedai Sambal Dadak di pinggir Jalan Interchange Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jumat (2/9) malam.

Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono, menjelaskan bahwa setelah medapatkan kabar penyerangan di rumah makan itu, dia bersama anggotanya menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.

"Sudah kami langsung ditangani, dan malam tadi langsung sekitar 10 orang terduga pelaku sudah kami amankan," kata Aldi pada Sabtu (3/9).

Aldi menuturkan, dari keterangan korban atau pemilik warung makan, sejumlah orang datang melakukan perusakan warung dan menganiaya para pegawainya.

Untuk motif para pelaku melakukan aksi tersebut belum diketahui, karena masih proses pemeriksaan.

"Motif belum, kami dalam proses pemeriksaan, termasuk peran-peran para terduga pelaku ini," ujar Aldi.

Lapor polisi

Dalam wawancara tadi Aldi juga menyampaikan agar masyarakat Karawang, khususnya para pedagang, jangan pernah takut lapor ke polisi jika mengalami gangguan sosial ataupun perbuatan premanisme.

Laporan bisa disampaikan melalui nomor WhatsApp Lapor Pak Kapolres 0822-1127-2003 atau call center bebas pulsa 110.

"Jadi apabila ada gangguan, ada premanisme, siapapun itu tolong segera WA atau telepon. Saya pastikan saya akan tindak tegas. Saya tidak pandang bulu, karena Karawang harus nyaman dan aman dari gangguan apapun itu," katanya tegas.

Rusak parah

Sebagai informasi, sekelompok pemuda menyerang Kedai Sambal Dadak yang berlokasi di Jalan Interchange Karawang Barat. Tepatnya di depan Grand Taruma.

Dari video yang viral di media sosial, tampak kondisi kedai makan pascapenyerangan yang tampak berantakan dan sejumlah fasilitas kedai rusak.

Kedai tampak acak-acakan dan banyak bahan makanan atau dagangan mereka yang berserakan di lantai.

Sejumlah karyawan kedai tampak berada di pojok warung dan membicarakan peristiwa penyerangan kedai yang baru saja mereka saksikan.

"Kedai kita diobrak-abrik, hari ini. Kedai Sambal Dadak gak buka dulu. Karyawan dan lainnya dihajar dari karang taruna, nih barang buktinya. Karang taruna S***m****r dan rombongannya itu. Yang setiap bulan kami kasih malah ngancurin dagangan kita," kata suara perempuan di video tersebut, sambil menunjukkan topi yang di sisi sampingnya tertempel logo karang taruna setempat.

Sumber: Tribun bekasi
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved