Berita Karawang

Kurangi Risiko Kebakaran Akibat Tabung Gas Bocor, PLN Bagikan Kompor Induksi di Kecamatan Karawang

Sudarmadi menjelaskan, pihaknya membagikan kompor induksi ke seluruh Kecamatan sambil melakukan sosialisasi terkait penggunaan kompor induksi.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
PLN UP3 Karawang membagikan dan sosialisasikan kompor induksi di Kecamatan Karawang Barat. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG --- PLN UP3 Karawang membagikan kompor induksi kepada seluruh Kecamatan di wilayah Kabupaten Karawang.

Tujuannya, untuk melakukan sosialisasi penggunaan peralatan berbasis listrik sebagai upaya pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan dan lebih ekonomis, serta menjalankan program pemerintah untuk mengurangi impor gas LPG. 

Manager PLN UP3 Karawang melalui Manager PLN ULP Karawang Kota, Sudarmadi mengatakan, dalam memperingati Hari Pelanggan Nasional yang jatuh pada tanggal 4 September 2022, pihaknya melakukan kunjungan ke seluruh Kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Karawang untuk mendengarkan harapan pelanggan dan stakeholder sekaligus sosialisasi tentang kompor induksi.

"Sosialisasi kali ini kami lakukan melalui rapat minggon di Kecamatan Karawang Barat yang dihadiri seluruh Lurah, Kepala Desa, Camat hingga tokoh masyarakat dan agama yang bertujuan untuk mempererat keterikatan dengan pelanggan, stakeholder dan memastikan Layanan PLN dapat diterima dengan baik oleh masyarakat," katanya, Selasa (6/9/2022).

Sudarmadi menjelaskan, pihaknya membagikan kompor induksi ke seluruh Kecamatan sambil melakukan sosialisasi terkait penggunaan kompor induksi.

Kegiatan ini juga bagian dari program pemerintah dalam mengurangi penggunaan gas LPG.

Baca juga: Bersama Pemerintah Kota Bekasi, PLN UP3 Bekasi Gencar Sosialisasi Penggunaan Kompor Induksi ke Warga

Baca juga: Harga Gas Elpiji Mahal, Kompor Induksi Jadi Solusi Alternatif: Lebih Hemat Serta Ramah Lingkungan

"Makanya kita sosialisasikan kompor induksi ini agar lebih dekat dengan masyarakat, dan ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk mengurangi pemakaian gas LPG bersubsidi" ucapnya.

Dia menambahkan, daya kompor induksi itu bisa disesuaikan dengan kekuatan daya listrik di rumah.

Satu tungku mulai ada 400, 600, 800 watt bisa diatur.

BERITA VIDEO : WARUNG SOTO LAMONGAN DI SAWAH BESAR TERBAKAR

Dari segi keamanan kompor induksi sangat aman dan bisa meminimalisir risiko kebakaran atau potensi ledakan akibat bahan bakar.

Karena tidak menghasilkan api maka dapat terrhindar dari resiko kebocoran tabung gas ataupun luka bakar dan tidak akan menemukan asap di kompor induksi karena menghasilkan panas dari reaksi elektromagnetik.

Banyak sekali manfaat yang kita dapat dari kompor induksi ini, lebih aman, praktis, hemat dan ramah lingkungan. Target kami kedepan masyarakat bisa lebih banyak mengenal dan mulai beralih ke kompor induksi," ujarnya.


 
 
 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved