Penembakan Brigadir J

Nasib Kombes Agus Nur Patria, Tersangka Perusak CCTV Pembunuhan Brigadir J, Ditentukan Hari Ini

Terdapat 14 saksi yang dihadirkan dalam sidang kode etik itu untuk menggali keterangan dan juga barang bukti.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Ichwan Chasani
Warta Kota/Desy Selviany
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. 

TRIBUNBEKASI.COM — Mantan Kaden A Ropaminal Divisi Propam Polri, Kombes Agus Nur Patria (ANP) kembali menjalani Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP), Rabu (7/9/2022) hari ini.

Sidang tersebut dijadwalkan akan berlanjut dengan agenda pembacaan tuntutan sekitar pukul 13.00 WIB.

"Hari ini jam 13.00 WIB, agenda sidang KKEP melanjutkan sidang KKEP atas nama terduga KBP ANP dengan agenda pembacaan penuntutan," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, Rabu (7/9/2022).

Diketahui, sidang tersebut diketahui digelar sejak Selasa (6/9/2022) kemarin sekitar pukul 10.00 WIB.

Sidang itu belum rampung hingga akhirnya dilanjutkan pada hari Rabu (7/9/2022) ini.

Baca juga: Kenal Baik Sutradaranya, Raline Shah Jadi Narator Film Eating Our Way To Extinction Versi Indonesia

Baca juga: Didesak Tanda Tangani Pakta Integritas Penolakan Kenaikan Harga BBM, Ini Kata Plt Wali Kota Bekasi

Diberitakan sebelumnya, sidang tersebut digelar di Divisi Profesi dan Pengamanan Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, terkait upaya menghalangi penyidikan alias obstruction of justice pada kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir Yosua atau Brigadir J.

"Hari ini Sidang Komisi Kode Etik akan digelar sekitar jam 10.10 WIB dengan terduga pelanggar atas nama KBP ANP," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, kepada wartawan, Selasa (6/9/2022).

"Untuk pimpinan sidang masih tetap, yaitu Pak Wairwasum, kemudian untuk wakilnya pak Karowaprov," lanjutnya.

Ia menuturkan, terdapat 14 saksi yang dihadirkan dalam sidang kode etik itu.

Hal tersebut untuk menggali keterangan para saksi dan juga barang bukti yang dihadirkan dalam Sidang Kode Etik kali ini.

Baca juga: Kurangi Penggunaan Gas LPG, PLN Bagikan dan Sosialisasikan Kompor Induksi di Kecamatan Karawang

Baca juga: SIM Keliling Kabupaten Bekasi Rabu, 7 September 2022, di Lotte Mart Cikarang, Cek Persyaratannya

"Sebanyak 14 saksi itu dari BJP HK, kemudian AKBP RS, AKBP AC, Kompol CP, Kompol BW, Kompol HP, Kompol IR, AKP RS, AKP IW, AKP IF, Iptu JA, Iptu HP, Aiptu SA, Briptu MSH," kata dia.

"Untuk pasal yang disangkakan terkait masalah dugaan KBP ANP adalah Pasal 13 ayat 1 PP nomor 1 tahun 2003 tentang pemberhentian anggota Polri jo pasal 5 ayat 1 huruf C, pasal 8 huruf C angka 1 pasal 10 ayat 1 huruf T (cek hurufnya menit 2.19) dan pasal 10 ayat 1 huruf F perpol nomor 7 tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi kode Etik Polri," sambung Irjen Dedi Prasetyo.

Irjen Dedi Prasetyo menambahkan, hasil sidang kode etik terhadap Agus Nur Patria akan disampaikan secara langsung setelah putusan sidang rampung.

"Untuk pelaksanaan sidang kode etik hari ini, kita juga mengingatkan ini sebagai bentuk transparansi dan juga sebagai bentuk akuntabilitas bapak Kapolri juga kita menyiapkan layar yang bisa juga untuk dimonitor oleh rekan-rekan media," kata dia.

Halaman
12
Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved