Berita Karawang

Ada 26 Jabatan Kepala OPD dan Camat Karawang Kosong Diisi Plt, Ketua DPRD: Ini Darurat

Pendi Anwar berharap agar pemerintah segera melakukan lelang jabatan untuk mengisi jabatan yang masih dijabat Plt.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang, Pendi Anwar. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG — Sebanyak 26 jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat kosong diisi pelaksana tugas (Plt).

Atas kondisi itu, Ketua DPRD Karawang, Pendi Anwar menyebut situasi pemerintahan daerah Kabupaten Karawang saat ini dalam keadaan darurat.

Sebab, ada 17 kepala OPD dan 9 camat kosong dan diisi oleh Plt.

"Kenapa darurat juga karena anehnya lagi keadaan tersebut kebanyakan sudah berlangsung satu tahun lebih," kata Pendi Anwar, pada Kamis (8/9/2022).

Dia menyebut, janji Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana untuk melakukan lelang jabatan belum juga dilaksanakan hingga jabatan Plt di OPD semakin membengkak.

Baca juga: BSU 2022 Siap Disalurkan Pekan Ini, Kemenaker Gandeng Pos Indonesia

Baca juga: Lowongan Kerja Karawang: Jumat Besok Terakhir, PT Multi Indomandiri (MIM) Butuh 4 Pengawas Produksi

Baca juga: Bandar Tramadol Kabur saat Mau Digrebek Polisi di Cikarang

"Kalau sudah sampai 26 jabatan setingkat kepala OPD dijadikan Plt itu sudah darurat. Pemerintah sudah seharusnya melakukan promosi jabatan agar pemerintahan berjalan normal," jelas dia.

Pendi Anwar berharap agar pemerintah segera melakukan lelang jabatan untuk mengisi jabatan yang masih dijabat Plt.

Jika rangkap jabatan terus dibiarkan maka dampaknya terhadap pelayanan publik yang terganggu.

"Iya harus segera diisi pejabat definitif karena pejabat yang rangkap jabatan juga tidak akan maksimal," katanya.

Sebelumnya, Anggota kelompok pakar DPRD Karawang, Nace Permana mendesak DPRD agar meminta Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menegur Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.

Baca juga: Lowongan Kerja Karawang: Jumat Besok Terakhir, Isuzu Astra Motor Indonesia Butuh Operator Produksi

Baca juga: Harga Emas Batangan Antam di Bekasi Kamis Ini Naik Rp 4.000 Per Gram, Simak Rinciannya

Sebab Cellica Nurrachadiana dinilai telah melakukan pembiaran terjadi kekosongan jabatan setingkat kepala dinas hingga camat.

"Sekarang banyak rangkap-rangkap jabatan, tentu ini akan pengaruh ke kinerja," katanya, pada Sabtu (3/9/2022).

Nace meminta agar DPRD Karawang mengingatkan hal tersebut, bahkan langsung menggunakan hak bertanya atau interpelasi.

Dirinya juga meminta agar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegur bupati karawang atas kekosangan jabatan yang sangat banyak tersebut.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved