Berita Bekasi

Jadi Korban Perampokan, Penjaga Warkop Sebut Jalan Sasak Tiga Tambun Selatan Rawan Kriminalitas

Kondisi Jalan Sasak Tiga di malam hari memang sangat sepi meski aktivitas di pagi dan siang harinya sangat ramai dilalui pengendara motor.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Rangga Baskoro
Jalan Sasak Tiga, Desa Tridaya Sakti, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, disebut rawan aksi tindak kriminalitas jalanan. 

TRIBUNBEKASI.COM, TAMBUN SELATAN — Penjaga warung kopi, Zainudin (33) menjelaskan Jalan Sasak Tiga, Desa Tridaya Sakti, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, rawan aksi tindak kriminalitas jalanan.

Sebab, kejadian kriminal tak hanya terjadi di warkop miliknya saja yang videonya telah viral di media sosial pada Rabu (7/9/2022) dini hari tadi.

"Pas banget kemarin pagi, sebelum kejadian di warung kopi saya, sebelah ini kan restoran juga ada yang mau maling motor. Tapi ketahuan sama yang punya warung," ucap Zainudin saat ditemui di lokasi.

Ia menjelaskan kondisi jalanan di malam hari memang sangat sepi meski aktivitas di pagi dan siang harinya sangat ramai dilalui pengendara motor.

"Kalau malam sih ya sepi memang, saya buka dari jam 9 pagi sampai jam 5 subuh. Penerangan jalan di sini ya lumayan, enggak gelap-gelap banget," tuturnya.

Baca juga: Gus Shol Sesalkan Polekmik DPP PPP, Buntut Pemecatan Suharso Monoarfa 

Baca juga: SIM Keliling Kabupaten Bekasi Kamis 8 September 2022 di MPP Lotte Mart Cikarang, Cek Syaratnya

Zainudin berharap agar kepolisian bisa sering-sering melakukan patroli, khususnya di malam hari untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang kembali.

"Ada sih patroli, cuma kalau bisa sering-sering. Ya minimal Bhabinsa atau Bhabinkamtib mas, biar enggak ada lagi kejadian kayak gini," ujar Zainudin.

Senjata Tajam

Sebelumnya diberitakan, viral di media sosial tayangan video yang memperlihatkan seorang pria mengancam sejumlah pengunjung warung kopi (warkop) di Jalan Sasak Tiga, Desa Tridaya Sakti, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi menggunakan senjata tajam jenis celurit.

Terlihat di rekaman CCTV, empat orang pengunjung dan satu penjaga tengah berada di warkop tersebut pada Rabu (7/9/2022) dini hari, sekira pukul 02.48 WIB.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved