Berita Bekasi

Saifuddaulah Ketua DPRD Kota Bekasi Kritisi Kebijakan Jokowi Soal Kenaikan Harga BBM

Ketua DPRD Kota Bekasi, Saifuddaulah menyatakan keputusan Pemerinta menaikkan harga BBM subsidi membuat harga bahan kebutuhan pokok naik.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: AC Pinkan Ulaan
TribunBekasi.com/Joko Supriyanto
Ketua DPRD Kota Bekasi, Saifuddaulah, meminta Presiden Joko Widodo membatalkan kenaikan harga BBM. Keterangan Foto: (Ilustrasi) Ketua DPRD Kota Bekasi, Saifuddaulah (tengah) sambut kunjungan Manager PLN UP3 Bekasi, Rahmi Handayani (tengah) di DPRD Kota Bekasi, Senin (22/8/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN -- Ketua DPRD Kota Bekasi, Saifuddaulah mengritisi kebijakan Pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi dan non subsidi beberapa waktu lalu pada pekan lalu.

Menurut Saifuddaulah dia menyesali keputusan Pemerintah menaikkan harga BBM tentu berdampak berat bagi masyarakat, khususnya masyarakat menengah ke bawah.

Pria yang juga anggota fraksi PKS DPRD Kota Bekasi ini meminta kepada Pemerintah, khususnya Presiden Joko Widodo, untuk kembali meninjau kenaikan harga BBM itu.

Sebab, kata Saifuddaulah, kenaikan harga BBM ini berdampak luar biasa kepada harga kebutuhan pokok lainnya.

Apalagi, tambahnya, saat ini kondisi ekonomi masih dalam proses pertumbuhan setelah 2 tahun dilanda pandemi Covid-19. Kondisi masyarakat pun belum begitu pulih kondisi perekonomiannya akibat pandemi.

"Saya sebagai anggota fraksi PKS menolak kenaikan BBM. Mudah-mudahan ada peninjauan kembali terkait kenaikan ini sendiri, karena dampaknya sangat luar biasa bagi kepentingan masyarakat," katanya.

Seperti diketahui, jika kenaikan harga BBM ini menuai berbagai respon di kalangan masyarakat.

Bahkan kenaikan harga BBM itu juga membuat mahasiswa hingga buruh kembali turun ke jalan, menolak keras kenaikan harga BBM ini.

Sementara itu, untuk meminimalisir dampak kenaikan harga bahan pokok imbas dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bekasi bakal menggelar operasi pasar murah.

Kadisperindag Kota Bekasi, Tedi Hafni mengatakan bahwa operasi pasar murah tersebut baru akan dilakukan jika harga kebutuhan bahan pokok yang ada di Kota Bekasi tidak terkendali.

Halaman
12
Sumber: Tribun bekasi
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved