Berita Karawang

Dandim Karawang Marah TNI Disebut Gerombolan, Desak Effendi Simbolan Minta Maaf

Letkol KAV Makhdum Habiburahman mendesak agar Effendi Simbolon segera meminta maaf kepada TNI dan masyarakat.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
Komandan Kodim (Dandim) 0604 Karawang, Letkol KAV Makhdum Habiburahman di Makodim Karawang, pada Selasa (13/9/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG — Komandan Kodim (Dandim) 0604 Karawang, Letkol KAV Makhdum Habiburahman marah atas pernyataan anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDIP Effendi Simbolon yang menyinggung TNI seperti gerombolan.

Dia meminta agar Effendi Simbolon segera meminta maaf kepada TNI dan masyarakat.

"Hati-hati dengan mulutmu. Mulutmu Harimaumu. Seharusnya kita bisa lebih menjaga lisan. Apalagi di saat kondisi inflasi setelah terlepas dari wabah pandemi. Dari kalimat yang diucapkan oleh saudara Effendi Simbolon jujur saja buat saya marah dan ini menyakiti hati semua prajurit TNI," kata Dandim 0604 Karawang, Letkol KAV Makhdum Habiburahman saat diwawancarai, Selasa (13/9/2022) sore.

Letkol KAV Makhdum Habiburahman menegaskan, TNI telah dididik memiliki jiwa korsa yang tinggi dengan satu komando yang sama. Jadi, jangan sampai prajurit disamakan dengan organisasi masyarakat (ormas).

Menurutnya, prajurit TNI adalah penjaga NKRI dan pemersatu bangsa.

Baca juga: SIM Keliling Kabupaten Bekasi Rabu, 14 September 2022, di MPP Lotte Mart Cikarang, Cek Syaratnya

Baca juga: Jadwal SIM Keliling Polres Karawang Rabu 14 September 2022, Berikut Lokasi dan Persyaratannya

Baca juga: SIM Keliling Kota Bekasi Rabu 14 September 2022 di Metropolitan Mall Bekasi, Sampai Pukul 10.00 WIB

"Di saat pandemi, kami ikut membantu. Sekarang lagi damai, lagi inflasi kita ikut menjaga ketahanan pangan yang dua duanya telah dicanangkan oleh Panglima TNI apalagi oleh bapak KASAD yang memiliki program kemanunggalan TNI rakyat. Itu semua diserahkan kepada rakyat," jelasnya.

Ia memaklumi masyarakat, ormas dan sejumlah prajurit TNI mengecam pernyataan Effendi Simbolon.

Sebab, kata dia, TNI memang milik rakyat. Pernyataan Effendi Simbolon tersebut dianggapnya sangat bertolak belakang dengan realitas yang ada.

"Jujur saya pribadi juga marah mendengar pernyataan Effendi yang menyebut TNI seperti gerombolan. Saya meminta klarifikasi dan menuntut yang bersangkutan meminta maaf secepatnya," ucapnya.

Kepada masyarakat khususnya Karawang, ia mengharapkan agar bisa menahan diri dan merespon hal itu dengan kepala dingin. Ia yakin bahwa masyarakat sangat cinta kepada TNI.

"Saya kira dari pihak DPR RI juga sudah mengambil langkah-langkah. Jalan keluar yang terbaik segeralah pak Effendi meminta maaf kepada rakyat Indonesia dan khususnya kepada TNI," tandasnya.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved