Berita Karawang

Kebocoran Gas Kembali Terjadi, Pemkab Karawang Ancam Bekukan Izin PT Pindo Deli 2

Kebocoran gas ini sudah tiga kali terjadi dan PT Pindo Deli 2 sudah berjanji melakukan mitigasi membuat sistem berupa vacuum.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
Suasana PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills 2 terkait insiden kebocoran gas yang menyebabkan puluhan warga dirawat di rumah sakit. 

"Terakhir itu sampai laporan semalam ada 9 orang masih di rumah sakit, nanti kita akan cek lagi, " katanya.

Baca juga: Tiga Lokasi TPST Baru di Kabupaten Bekasi Direncanakan Rampung Tahun Ini

Baca juga: SIM Keliling Karawang Kamis 15 September 2022 di Depan Polsek Telagasari Hingga Pukul 15.00 WIB

Sementara itu Arief juga mengakui, dari informasi yang diterima pihak kepolisian, kejadian warga keracunan gas klorine bukan pertama kali.

"Dari informasi, iya memang bukan yang pertama kali," katanya.

Puluhan warga Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang diduga keracunan gas dan dilarikan ke rumah sakit, pada Rabu (14/9/2022).

Diduga warga itu keracunan gas Cl atau klorin dari PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills II.

Sekretaris Desa Kutamekar, Dayat Daryana membenarkan kejadian warga keracunan tersebut.

Baca juga: SIM Keliling Kabupaten Bekasi Kamis 15 September 2022 di MPP Lotte Mart Cikarang, Cermati Syaratnya

Baca juga: SIM Keliling Kota Bekasi Kamis 15 September 2022 di Bekasi Cyber Park (BCP), Cek Persyaratannya

"Iya benar, maaf lagi riweuh (sibuk)," kata Dayat saat dikonfirmasi pada Rabu (14/9/2022).

Dia menyebut, saat kejadian warga yang tempat tinggalnya tak jauh dari lokasi pabrik merasa pusing dan pingsan sehingga dilarikan ke rumah sakit Rosela.

"Sekitar 10 warga dirawat di rumah sakit," katanya.

Sementara itu, Humas Pindo Deli Pulp and Paper Mills 2, Andar Tarihoran membenarkan kejadian tersebut. Akan tetapi dia membantah kejadian itu bukan kebocoran maupun peristiwa fatal.

"Yada kejadian diluar kendali tim kami, jadi buka kebocoran bukan juga peristiwa fatal sebenarnya, tapi ada secara teknis pembakaran tidak sempurna sehingga terjadi Cl (florin) keluar dari corong pembuangan di atas," katanya.

Baca juga: PPATK Temukan Aliran Dana Judi Online Hingga Rp155 Triliun, Begini Respons Polri

Baca juga: Pemkab Karawang Alokasikan Anggaran Rp 20 Miliar untuk Program Beasiswa Karawang Cerdas

Dia menerangkan, kejadian itu terjadi sekira pukul 07.00 WIB. Diakuinya, sejumlah warga sempat dibawa ke rumah sakit karena kondisinya lemas dan tak sadarkan diri.

Saat ini warga sudah mulai berangsur pulih dan kembali ke rumah masing-masing.

"Ada sempat dibawa ke rumah sakit, pertama 20 tapi pelan-pelan kurang vit sampai 41 orang. Posisi kejadian 07.00 ke atas. Sampai detik ini sudah kembali 20 orang, dan alhamdulillah pelan-pelan sudah mulai kembali. Ya mudah-mudahan tidak sampai ada di rawat, karena mungkin pengaruh gasnya hanya membuat lemah dan lemas," ungkap dia.

Andar memohon maaf atas kejadian ini dan perusahaan akan bertanggungjawab penuh atas peristiwa yang terjadi, termasuk kepada masyarakat yabf terdampak.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan desa, polsek, kecamatan Ciampel dan aparat terkait di Karawang.

"Dan kami langsung tindaklanjuti dengan pemberhentian sementara. Kami tangani sampai tuntas dan tidak ada lagi bakalan terjadi," tandasnya.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved