Berita Kriminal

Seorang Muncikari Minta Damai dengan Uang Rp 120 Juta Langsung Ditolak Keluarga Korban

EMT, pelaku penyekapan, rudapaksa hingga diduga sebagai muncikari tawarkan jalan damai ke keluarga korban dengan uang Rp 120 juta.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Panji Baskhara
Gorontaloprov.go.id via motorplusonline.com
Ilustrasi: EMT, pelaku penyekapan, rudapaksa hingga diduga sebagai muncikari tawarkan jalan damai ke keluarga korban dengan uang Rp 120 juta. 

TRIBUNBEKASI.COM - Seorang remaja berinisial NAT (15) jadi korban penyekapan.

Tak hanya itu, bahkan NAT juga dijadikan sebagai budak seks.

Aksi pelaku berinisial EMT ini, dilakukan di sebuah aparteman kawasan Jakarta Barat beberapa waktu lalu.

Ayah korban berinisial MR (49) langsung membuat laporan ke Polda Metro Jaya.

Laporan dilakukan ketika mengetahui anaknya disekap oleh pelaku.

Kuasa hukum korban, M Zakir Rasyidin menjelaskan, EMT sempat bermanuver.

Yaitu mengajak keluarga korban berdamai dengan tawaran uang Rp 120 juta.

EMT diduga sebagai muncikari dan memaksa remaja belasan tahun itu melayani lelaki hidung belang.

"Tapi keluarga korban minta tetap diproses secara hukum sampai maju ke persidangan," ujarnya, Sabtu (17/9/2022).

Upaya damai itu dilakukan oleh pengacara korban dengan cara menelepon langsung keluarga korban.

Halaman
12
Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved