Berita Bekasi

Cegah Penularan, Dinkes Kota Bekasi Akan Bagikan Kondom Gratis Bagi Pasangan Diskordan HIV

Pasangan diskordan HIV adalah pasangan di mana salah satunya merupakan orang dengan HIV (ODHIV) dan pasangannya non terinfeksi HIV. 

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Joko Supriyanto
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN — Dinas Kesehatan Kota Bekasi beberapa waktu lalu telah mencatat ada 554 kasus mengenai HIV yang tercatat sejak periode bulan Januari 2022 hingga Agustus 2022. Dari ratusan kasus itu paling banyak penderitanya adalah laki-laki.

"Mereka ini berdomisili E-KTP Kota Bekasi maupun di luar Kota Bekasi, dengan kriteria jumlah pria sebanyak 431 jiwa dan wanita sebanyak 123 jiwa," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati dalam keteranganya.

Saat ini, diungkapkan Tanti Rohilawati, proses update aplikasi SIHA (Sistem Informasi HIV AIDS) 1.7 menjadi aplikasi SIHA 2.0 (berbasis NIK) masih terus dilakukan, sehingga nantinya akan dipilah sesuai NIK.

Sebab hingga saat ini masih ada permasalahan dengan ODHIV yang tidak mempunyai NIK dan ODHIV yang domisili di Kota Bekasi tetapi NIK nya di luar Kota Bekasi sehingga perlu waktu untuk memilahnya.

Data Dinas Kesehatan Kota Bekasi itu, dari 554 kasus HIV di Kota Bekasi, rincian perbulannya adalah sebagai berikut, Januari (65 kasus), Februari (69 kasus), Maret (67 kasus), April (62 kasus), Mei (45 kasus), Juni (71 kasus), Juli (55 kasus), dan Agustus (120 kasus).

Baca juga: BREAKING NEWS: Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra Meninggal Dunia

Baca juga: Lowongan Kerja Karawang: PT Fuji Seat Indonesia Butuh Operator dan Maintenance Dies Press Stamping

Adapun kelompok usia, dengan rincian usia di bawah 4 tahun (4 jiwa), usia 15-19 tahun (14 jiwa), usia 20-24 tahun (113 jiwa), usia 25-49 tahun (375 jiwa), dan usia diatas 50 tahun (44 jiwa)

Dinas Kesehatan Kota Bekasi dalam menanggulangi permasalahan ini, telah menyiapkan sejumlah langkah.

Diantaranya membuat grup komunikasi Puskesmas dan Rumah Sakit untuk mempercepat koordinasi dan pelaporan kasus.

Lalu membuat workshop HIV bagi petugas di Rumah Sakit se-Kota Bekasi, dan berkolaborasi dengan LSM atau Pegiat HIV Kota Bekasi.

"Kami juga mengadakan Skrining HIV untuk kelompok beresiko yang ada di dalam sasaran Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan Program HIV, serta Skrining dan Edukasi tentang HIV di setiap hari minggu pada saat Car Free Day Kota Bekasi," katanya.

Baca juga: Lowongan Kerja Bekasi: Perusahaan Makanan dan Minuman Butuh Engineer Staff, Cek Syaratnya

Baca juga: Usai Naik Rp 7.000 Per Gram, Harga Emas Batangan Antam di Bekasi Minggu Ini Stagnan, Cek Daftarnya

Kondom Gratis 
Seperti diketahui jika Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat telah mengalokasikan kondom sebanyak 16.560 buah.

Dari puluhan ribu kondom itu akan dibagikan ke beberapa wilayah yang angka HIV-nya cukup tinggi, seperti salah satunya di Kota Bekasi.

Tanti menyebut jika Kota Bekasi juga mendapatkan alokasi kondom Gratis itu, yang nantinya diperuntukkan bagi  layanan PDP (Perawatan Dukungan Pengobatan) HIV, seperti RSUD Cashbullah Abdul Madjid, RS Elisabeth, RS Ananda Bekasi, Puskesmas Perumnas II, Puskesmas Mustika Jaya, Puskesmas Karang Kitri, Puskesmas Pengasinan, Puskesmas Kali Abang Tengah, Puskesmas Jati Sampurna yang akan didistribusikan kepada pasangan diskordan HIV.

"Adapun tujuan pemberian kondom kepada pasangan Diskordan HIV tersebut sebagai Pencegahan penularan HIV pada pasangan diskordan untuk memutuskan rantai Penularan HIV," ujarnya. 

Pasangan diskordan HIV adalah pasangan di mana salah satunya merupakan orang dengan HIV (ODHIV) dan pasangannya non terinfeksi HIV. 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved