Berita Kriminal

Viral, ABG 13 Tahun di Cilincing Korban Rudapaksa 4 Pria Lapor ke Hotman Paris, Ini Kata Kapolres

Hotman menyebut, kasus ini agar segera ditangani dan tidak diintervensi oleh pihak manapun termasuk pihak keluarga pelaku yang meminta untuk damai.

Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Dedy
Dokumen/Istimewa
Hotman Paris Hutapea dampingi korban rudapaksa seorang gadis berusia 13 tahun di wilayah Jakarta Utara. (Dok: Istimewa) 

TRIBUNBEKASI.COM --- Jagat maya dihebohkan dengan unggahan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea di akun Instagramnya @hotmanparisofficial.

Dalam unggahan tersebut, Hotman meminta agar Polres Metro Jakarta Utara segera menangani kasus rudapaksa gadis atau anak baru gede (ABG) 13 tahun oleh empat pelaku.

"Bapak Kapolres Jakarta Utara, saya memegang anak umur 13 tahun P (inisial), seorang gadis kecil yang diperkosa di hutan kota Jakarta Utara, yang memerkosa empat orang, dia itu yatim piatu," kata Hotman dalam unggahannya.

Hotman menyebut, kasus ini agar segera ditangani dan tidak diintervensi oleh pihak manapun termasuk pihak keluarga pelaku yang meminta untuk damai.

"Sahabat saya Bapak Kapolres Jakarta Utara, tolong kasus ini diatensi dan harus nyampe ke pengadilan, sepertinya kalau kasus pemerkosaan, itu saya tidak setuju masuk dalam ranah perdamaian," ungkapnya.

"Tidak ada perdamaian untuk kasus pemerkosaan," sambung Hotman dengan nada tinggi.

Baca juga: Heboh! Seorang Guru Agama Cabuli dan Rudapaksa 45 Siswi, 10 Orang Dirudapaksa, 35 Lainnya Dicabuli

Baca juga: Kasus Rudapaksa Balita di Karawang, Asosiasi Advokat Indonesia Mengaku Tak Puas dengan Putusan Hakim

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Wibowo menjelaskan proses hukum kasus kekerasan seksual di Taman Kota Rawa Malang, Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara pada Kamis (1/9/2022) lalu.

Wibowo menegaskan, Anak Berhadapan Hukum (ABH) berusia belum genap 14 tahun tidak dapat dipenjara sesuai dengan pasal 32 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

"Jadi yang perlu saya tegaskan di sini bahwa kami tetap memproses lanjut kasus ini. Namun terkait penahanan terhadap anak ini diatur dalam pasal 32 UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak adalah minimal 14 tahun," kata Wibowo, Minggu (18/9/2022).

BERITA VIDEO : WARTEG YANG VIRAL KASUS BOS RUDAPAKSA ANAK BUAH AKHIRNYA TUTUP

Halaman
12
Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved