Berita Karawang

Ojol Berunjuk Rasa di Kantor Bupati Karawang, Tolak Kenaikan BBM Hingga Minta Perda Pengaturan Tarif

Sejumlah ojek online (ojol) Karawang berunjuk rasa di depan kantor Bupati Karawang, serukan penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Panji Baskhara
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
Sejumlah ojek online (ojol) Karawang berunjuk rasa di depan kantor Pemerintah Kabupaten Karawang, menyerukan penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi hingga meminta Perda pengaturan tarif ojol, pada Selasa (20/9/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG - Ojek online (ojol) Karawang, Jawa Barat berunjuk rasa di depan kantor Bupati Karawang, Selasa (20/9/2022).

Ratusan ojol tersebut melakukan long marh dari Gor Panatayuda hingga ke depan kantor Pemerintah Kabupaten Karawang.

Mereka berorasi meminta agar bupati dan wakil bupati hingga DPRD Karawang memperhatikan nasib para ojek online.

Apalagi saat ini kondisi ekonomi semakin sulit, ditambah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Kami minta agar bupati karawang, DPRD Karawang dengar aspirasi kami," seru salah satu orator.

Beberapa jam melakukan aksi, akhirnya perwakilan mereka diterima oleh Asisten Daerah Pemerintah Kabupaten Karawang, hingga Ketua Komisi III DPRD Karawang.

Sementara, Ketua Aliansi Ojol Karawang Bergerak Guruh Yanuar tuntut tarif ojol diatur oleh pemerintah provinsi atau kabupaten.

Selama ini, pengemudi ojol merasa tarif yang ditentukan oleh aplikator tidak menguntungkan pengemudi.

"Kami menuntut dibuatkan payung hukum bagi ojol. Tujuannya agar kami mendapatkan perlindungan dan asuransi BPJS," ujarnya, pada Selasa (20/9/2022).

Dia menjelaskan dari hasil pertemuan akhirnya disetujui untuk dapat membuat Peraturan Daerah maupun Peraturan Bupati terkait insentif dan tarif ojek online di Karawang.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved