Berita Bekasi

Ratusan Pedagang Mi dan Bakso Geruduk Graha Pariwisata Kabupaten Bekasi, Ada Apa?

Pemerintah Kabupaten Bekasi memberikan bantuan usaha bagi 4.342 pelaku usaha mikro sebesar Rp1,2 juta, memfasilitasi sertifikat halal bertahap, dsb.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Rangga Baskoro
Ratusan Pedagang Mi Ayam dan Bakso Geruduk Graha Pariwisata, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Rabu (21/9/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM — Ratusan pedagang mi dan bakso yang tergabung dalam paguyuban pedagang mi ayam dan bakso (Papmiso) Kabupaten Bekasi menggeruduk gedung Graha Pariwisata, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Rabu (21/9/2022).

Bukan untuk menyampaikan aspirasi, kedatangan mereka tak lain untuk menghadiri acara Akselerasi Transformasi Pelaku Usaha Informal menuju Formal yabg digagas oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) (KemenKopUKM).

Pada acara tersebut, ratusan pedagang difasilitasi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), pendaftaran keanggotaan BPJAMSOSTEK, sertifikasi halal dan pinjaman modal oleh Bank BJB.

Deputi Bidang Usaha Mikro pada Kemenkop dan UKM Yulius MA mengatakan pemberian nomor induk berusaha (NIB) ini merupakan bagian dari percepatan transformasi usaha informal menjadi usaha formal bagi para pelaku usaha kecil.

"Kami total fasilitasi pemberian NIB bagi 1.000 pelaku usaha yang tergabung dalam paguyuban pedagang mi ayam dan bakso (Papmiso) di Kabupaten Bekasi. Ini merupakan bagian dari target utama Kementerian Koperasi dan UKM membuka akses pasar produk UMKM," kata Yulius di lokasi.

Baca juga: Wow, Ternyata Anggaran Karangan Bunga di Kota Bekasi Capai Rp. 1,1 Miliar, Lebih Besar dari Bogor

Baca juga: Anggaran Renovasi Ruang Sidang DPRD Kota Bekasi Senilai Rp 6 Miliar Dapat Kritikan

Baca juga: Lowongan Kerja Bekasi: PT Oneject Indonesia di Kawasan KITIC Butuh Tenaga Operator Produksi

Pihaknya menargetkan untuk memperkuat posisi UMKM dalam rantai produksi, mengoptimalkan pembiayaan murah pelaku usaha kecil dan koperasi, hingga mendorong peningkatan ekspor nasional.

Sementara itu, Ketua Papmiso Indonesia Bambang Hariyanto mengapresiasi pemerintah pusat dan daerah yang telah memfasilitasi pemberian NIB sekaligus sertifikat halal dan kepesertaan BPJAMSOSTEK bagi 1.000 anggotanya.

"Adanya program ini bisa membantu kami para tukang bakso untuk naik kelas dan mempermudah persoalan beserta pendaftaran program BPJAMSOSTEK," tutur Bambang.

Sedangkan Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan pihaknya mendorong para pelaku usaha untuk membuat NIB agar memperlancar kegiatan usaha.

"Banyak sekali manfaat apabila memiliki NIB, pertama kalau punya NIB akan dipermudah untuk proses pemindahan dana, kedua akan terdaftar apabila terdapat program bantuan sosial dari pemerintah. Dengan demikian maka usahanya akan semakin maju kedepannya," kata Dani Ramdan.

Baca juga: Jeblok Lagi, Harga Emas Batangan Antam di Bekasi Hari Rabu Ini Rp 937.000 Per Gram, Cek Daftarnya

Baca juga: Lowongan Kerja Karawang: Terakhir Hari Ini, PT ZTT Cable Indonesia Butuh Tenaga Operator Produksi

Baca juga: Risma Buka Suara Terkait Viral 102 Juta Data e-KTP dan KK dari Kemensos Bocor

Pemerintah Kabupaten Bekasi juga memberikan bantuan usaha bagi 4.342 pelaku usaha mikro sebesar Rp1,2 juta, memfasilitasi sertifikat halal bertahap, dan menggelar pameran serta pelatihan pelaku usaha kecil.

"Kami juga memberikan subsidi ongkos gratis antar untuk transaksi jual beli pelaku UMKM melalui sarana aplikasi daring Bebeli pada program perlindungan sosial merespons kebijakan pengalihan subsidi BBM. Berbagai kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan usaha UMKM minimal menjadi tuan rumah di negeri sendiri," katanya. 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved