Berita Bekasi

Dinilai Tak Punya Nyali Tertibkan Posko Ormas, Plt Wali Kota Bekasi Malah Bilang Begini

Menurut Ricky, pembongkaran pun dilakukan pada malam hari setelah melalui audensi dengan para ormas.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
TribunBekasi.com/Joko Supriyanto
Aparat Pemkot Bekasi membiarkan bangunan milik ormas tetap berdiri, sementara bangunan semi permanen milik para pedagang kaki lima disikat habis saat penertiban. Langkah Pemkot Bekasi itu dinilai tebang pilih. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN --- Pemerintah Kota Bekasi akhirnya buka suara mengenai penertiban bangunan di bantaran Kali Jati, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi beberapa waktu lalu.

Dimana dalam penertiban itu, Pemkot Bekasi dinilai tak punya nyali tertibkan posko ormas.

Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengklaim jika pihaknya tidak tebang pilih terkait penertiban bangunan yang tidak memiliki IMB di wilayah aliran sungai, seperti yang terjadi di bantaran Kali Jati, Kayuringin, Kota Bekasi beberapa waktu lalu.

"Terkait bangunan Ormas, sudah dilakukan dengan cara damai dan persuasif untuk tetap menjaga kondusifitas. Ke depan semoga Ormas menjadi tauladan yang baik buat masyarakat, mendukung program baik Pemerintah Kota Bekasi," kata Tri Adhianto, Jumat (23/9/2022).

Pernyataan mas Tri terkait tak tebang pilih terkait penertiban bangunan di bantaran Kali yang tidak memiliki IMB, ini nyatanya tak sejalan dengan apa yang terjadi di lapangan.

Dimana puluhan lapak PKL yang ada di wilayah tersebut, justru dirobohkan menggunakan alat berat.

Baca juga: Pemkot Bekasi Akhirnya Bongkar Empat Posko Ormas Setelah Diprotes Warga dan Disebut Tak Punya Nyali

Baca juga: Pemkot Bekasi Dituding Bela Ormas usai Tertibkan Lapak PKL di Kayuringin, Kok Bisa? 

Sementara posko ormas sempat tidak tersentuh dengan alat berat.

Setelah mendapatkan protes warga, posko ormas pun akhirnya dirobohkan itu pun tidak menggunakan alat berat, melainkan secara swadaya oleh ormas tersebut.

Hal ini juga disampaikan oleh Lurah Kayuringin Jaya, Kota Bekasi, Ricky Suhendar.

BERITA VIDEO : MENGAKU DARI ORMAS, MINTA UANG SECARA PAKSA

Menurut dia, beberapa ormas memang ada beberapa diantaranya memilih untuk membongkar sendiri posko mereka. 

"Iya mereka membongkar sendiri tapi ada juga yang minta bantuan kita sih," katanya.

Menurut Ricky, pembongkaran pun dilakukan pada malam hari setelah melalui audensi dengan para ormas.

Akhirnya, setelah banyak protes dari warga, pihak ormas pun akhirnya memutuskan bersedia jika posko tersebut ikut dibongkar.

"Kita berkomunikasi intens untuk memberikan masukan bahwa apa sih yang menjadi kendala ormas ini enggan dibongkar. Kita sampaikan dengan peraturan-peraturan yang ada alhamdulillah mereka dengan legowo mau (dibongkar)," ucapnya. 
 
 
 
 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved