Berita Kriminal

Viral, Paket Berisi Jersey Persib Dicorat-coret, Bernada Sindiran dan Ancaman, Pemesan Jadi Was-was

Pemesan kaget lantaran kondisi bungkus paket jersey dipenuhi tulisan yang tak pantas, selain bernada sindiran, terdapat pula tulisan bernada ancaman

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
(Foto dok. Twitter @bobotohcikarang)  
Paket Berisi Jersey Persib yang dicorat-coret oknum. (Foto dok. Twitter @bobotohcikarang) 

"Anggota kami jadinya kan ketakutan. Masalahnya ini pembeli Jersey diancam juga, ditulis bahwa alamatnya telah terdeteksi. Maksudnya apa? Ngadu ke ekspedisi malah slow respond. Akhirnya terpaksa kami viralkan," ucapnya.

Baru setelah kasusnya viral di jagad maya, pihak ekspedisi kemudian meminta maaf melalui cuitan di akun resmi Twitter milik mereka.

"Mau kami sih minta maaf saja pakai video, tapi karena ekspedisi bertele-tele, jadi terpaksa kami viralkan. Kalau enggak berbelit-belit ya selesai," kata Doni.

Pelaku bukan kurir

Ketua Viking Cikarang Raya, Doni Damara menjelaskan perempuan pemesan paket Persib Store dan pihak ekspedisi dijadwalkan bakal bertemu.

Dalam pertemuan tersebut, dikatakannya pihak ekspedisi akan memberikan klarifikasi atas kejadian penulisan paket bernada ancaman kepada konsumen yang tinggal di Jakarta setelah kasusnya viral.

"Kami sudah hubungan dengan ekspedisinya. Sedang dijadwalkan untuk ketemu dengan anggota kami yang mesan paket tersebut," ungkap Doni saat dikonfirmasi, Kamis (22/9/2022).

Doni mengatakan sebelumnya pihak ekspedisi telah menjelaskan duduk perkara permasalahan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa penulis nada ancaman di paket berisi Jersey Persib Bandung itu, merupakan seorang petugas sortir barang di gudang penyimpanan.

"Kami kira awalnya yang nyorat-nyoret itu kurir, enggak tahunya dari orang yang nyortir paket di gudang," katanya.

Ia menduga bahwa petugas tersebut merupakan salah satu The Jakmania yang sangat fanatik. Hal itu diketahuinya lantaran terdapat pula tulisan yang menyatakan identitas penulis.

"Isinya itu Jersey, kalau yang asli kan di bungkus paket juga ada logo Persib-nya. Dicorat-coret sama oknum The Jakmania, kenapa kita tahu itu Jakmania? Karena ada tulisan 'JaKemayoran'," ucap Doni.

Ia sangat menyayangkan sikap ketidakprofesionalan petugas yang dinilainya mencampuradukkan urusan pekerjaan dan hobi.

Terlebih lagu, nada ancaman yang dituliskan menyebabkan perempuan pemesan paket kini ketakutan berada di tempat tinggalnya.

"Ini sih sudah di luar batas. Fanatik boleh, tapi kalau kerja harus profesional. Karena kondisinya saat dia nyorat-nyoret itu kan pasti lagi kerja. Kalau sudah begini konsumen yang dirugikan. Sudah gitu pakai nada ancaman," katanya.

 

 
 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved