Berita Kebakaran

Kebakaran di Pademangan, Juragan Warung Kelontong dan Istri Rela Uang Jutaan Rupiah Ludes Terbakar

Kebakaran tersebut mengharuskan seluruh isi warung kelontong milik Santoso. Bahkan, uang jutaan rupiah miliknya turut terbakar.

Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Warung kelontong milik Santoso menjadi salah satu korban kebakaran di Jalan Budi Mulya, RT/RW 01/11 Pademangan Barat, Jakarta Utara pada Jumat (23/9/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM --- Dengan wajah lesu, Santoso (40) meratapi puing-puing warung kelontong miliknya yang telah ludes dilalap si jago merah.

Warung kelontong milik Santoso menjadi salah satu korban kebakaran di Jalan Budi Mulya, RT01/11 Pademangan Barat, Jakarta Utara pada Jumat (23/9/2022).

Saat terjadi kebakaran, Santoso ketika itu dalam keadaan tertidur pulas hingga ia tidak dapat menyelamatkan barang-barang berharga yang berada di warungnya.

"Kejadiannya saya kurang tahu, kan kejadiannya di atas. Kebetulan saya tidur, dibangunkan jadi bingung saya," kata Santoso.

"Api langsung membesar, soalnya kayu semua di atasnya pak," sambungnya.

Akibat insiden kebakaran tersebut, seluruh barang dagangannya ludes terbakar, hanya tersisa sedikit dalam keadaan rusak.

Baca juga: Kebakaran di Peternakan Ayam Bekasi, 4 Ribu Anak Ayam Mati Terbakar

Baca juga: Kebakaran Hanguskan Satu Rumah Kontrakan di Bintara Jaya Bekasi

"Semua barang jualan saya ludes terbakar. Saya dalam posisi bingung, jadi pilih selamatkan diri dari pada nanti saya celaka," ujarnya.

Santoso mengatakan dia bersama istri terpaksa memilih kabur untuk menyelamatkan diri karena kobaran api sudah semakin membesar.

Bahkan, ia rela meninggalkan uang modal usahanya yang berada di dalam warung tanpa sedikitpun dapat diselamatkan.

BERITA VIDEO : PEMADAM KESULITAN JINAKAN API KARENA BANYAK PENONTON

"Apinya membesar, akhirnya saya sama istri menyelamatkan diri dan istri juga nangis. Uang tunai di dalam tidak terlalu banyak, sekitar 5-7 juta ikut ludes terbakar. Kalau orangnya selamat," ujarnya.

Menurut Santoso (47), kemungkinan titik awal api diduga berasal dari bangunan kontrakan.

"Kejadian awalnya saya tidak tahu, namun yang pasti semuanya berawal dari atas. Tiba-tiba saja ada api yang sudah mengepul," ucap Santoso saat ditemui di lokasi.

Kebakaran tersebut mengharuskan seluruh isi warung kelontong milik Santoso. Bahkan, uang jutaan rupiah miliknya turut terbakar.

"Semuanya itu saya tinggal, saya lebih baik menyelamatkan diri sama keluarga. Soalnya api cepat menyambar. Barang saya semuanya habis terbakar," pungkasnya.

(Sumber : Laporan wartawan Wartakotalive.com, M Rifqi Ibnumasy)

 

 

Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved