Berita Bekasi

Kritik Plt Wali Kota Bekasi, Anggota DPRD Sholihin: Sekarang Kita Melihatnya Itu, Banyak Pencitraan!

Menurut Gus Shol, Tri juga seharusnya tidak perlu melakukan rotasi dan mutasi pejabat aparatur sipil negara (ASN) di Kota Bekasi.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
TribunBekasi.com
Suasana berbeda di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi yang menjadi lokasi Car Free Day (CFD) Minggu (18/9/2022) pagi. Puluhan emak-emak bergaya nyentrik dengan menggunakan Kebaya termasuk pasangan Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan istri. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN --- Anggota DPRD Kota Bekasi Sholihin mengkritik Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto yang dinilainya terlalu banyak pencitraan jelang berakhirnya masa jabatan.

Menurut Sholihin, seharusnya Tri Adhianto fokus bekerja menjalankan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) pada sisa satu tahun masa jabatannya.

"Sekarang kita melihatnya itu, banyak pencitraan yang dia (Tri) lakukan," kata pria yang akrab disapa Gus Shol itu saat dikonfirmasi, Sabtu (24/9/2022).

Menurut Gus Shol, Tri juga seharusnya tidak perlu melakukan rotasi dan mutasi pejabat aparatur sipil negara (ASN) di Kota Bekasi.

"Ini untuk memulihkan birokasi yang handal dalam birokrasi kepada masyarakat. Harusnya beliau melakukan koordinasi dengan camat serta lurah agar roda pemerintahan Kota Bekasi berjalan," ujar Gus Shol.

Gus Shol pun juga meminta Pemerintah Kota Bekasi ikut membantu menekan inflasi akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Baca juga: Dinilai Tak Punya Nyali Tertibkan Posko Ormas, Plt Wali Kota Bekasi Malah Bilang Begini

Baca juga: Pemkot Bekasi Akhirnya Bongkar Empat Posko Ormas Setelah Diprotes Warga dan Disebut Tak Punya Nyali

Menurut Gus Shol, Pemkot Bekasi bisa menggunakan anggaran belanja tidak terduga dalam APBD 2022 untuk membantu warga yang terdampak kenaikan harga BBM.

"Bagaimana pemerintah bisa membantu agar bahan pokok keluarga ini tidak naik itu harus mengantisipasinya. Kita mempunyai anggaran belanja tidak terduga ini sekarang kita mempunyai Rp 117 miliar, nah, itu saja digunakan," ujar Gus Shol. 

BERITA VIDEO : HUT KE-25 KOTA BEKASI, EKONOMI KREATIF JADI ANDALAN

Bergaya Nyentrik

Suasana berbeda di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi yang menjadi lokasi Car Free Day (CFD) Minggu (18/9/2022) pagi.

Puluhan emak-emak bergaya nyentrik dengan menggunakan Kebaya.

Berpenampilan modis emak-emak ditengah pelaksanaan kegiatan mingguan CFD ini menyita perhatian beberapa warga yang tengah melakukan olahraga pagi.

Kegiatan ini rupanya digagas oleh Pemerintah Kota Bekasi berkolaborasi dengan Komunitas Wanita Bekasi Keren dan pecinta kebaya.

Dalam acara tersebut juga turut hadir Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto dan juga istrinya selalu Plt Ketua PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved