Berita Kriminal

SDN Kayuringin Jaya XIX Kota Bekasi Dibobol Maling, Simulasi UNBK Terganggu

Dikatakan Ramadhiani, penjaga sekolah mendapati kondisi ruang guru sudah berantakan dengan beberapa barang berharga pun hilang.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
TribunBekasi.com/Joko Supriyanto
Kepala SDN Kayuringin Jaya XIX, Ramadhiani Susanti menunjukkan jendela yang dibobol maling, Kamis (22/9/2022) dini hari. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN --- Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kayuringgin Jaya XIX, Bekasi Selatan, Kota Bekasi disatroni maling pada Kamis (22/9) dini hari.

Sejumlah barang berharga pun raib dibawa kabur oleh pelaku.

Kepala SDN Kayuringgin Jaya XIX, Ramadhiani Susanti membenarkan kejadian pencurian itu.

Dikatakan Ramadhiani, penjaga sekolah mendapati kondisi ruang guru sudah berantakan dengan beberapa barang berharga pun hilang.

"Awalnya itu penjaga sekolah yang tau karena dia yang buka pintu awalnya. Terus dia kebetulan juga ada TU yang tinggal deket sekolah, dia panggil TU nya datang kesini nah itu keadaan sudah berantakan," kata Ramadhiani Susanti, Kamis (22/9/2022).

Mendapati adanya barang yang hilang selanjutnya, dilakukan pemeriksaan terhadap CCTV yang ada di dalam ruang guru itu.

Baca juga: Viral di Medos, Aksi Heroik Pak Ustaz di Cikarang Gagalkan Aksi Pencurian Motor saat Salat Subuh

Baca juga: Ratusan Sekolah Rusak di Karawang, Anggota DPR Minta Pemda Kreatif Cari Terobosan Atasi Perbaikan

Berdasarkan hasil CCTV itu terdapat satu orang pria yang berada di dalam ruangan kelas, mengambil beberapa barang berharga. Kejadian itu terjadi pada pukul 03.35 WIB.

Dari dari CCTV itu juga terlihat pelaku yang diduga hanya seorang diri itu mencoba masuk ke dalam area ruang guru dengan membobol pintu kaca jendela dari lorong kelas area belakang.

Setelah berhasil masuk, pelaku langsung beraksi dengan mengambil beberapa barang yang ada di dalam ruang guru itu.

BERITA VIDEO : IRONI, GEDUNG SEKOLAH BARU TANPA MEJA DAN KURSI

"Kalau dari CCTV orangnya pake celana pendek, baju pendek, pake topi, pake masker, kalau dilihat dari style nya seperti  pencuri. Karena dia bawa tas gemblok, dia juga pakai dua alat, obeng sama apa gitu. Saya liat dari gerak geriknya sih kayaknya udah profesional," katanya.

Jika dilihat dari CCTV, diungkapkan oleh Ramadhiani pihaknya hanya melihat satu orang pria yang beraksi mencuri di area ruang guru itu.

Bahkan, beberapa guru pun juga belum pernah melihat postur tubuh pelaku, sehingga diduga memang pelaku berasal dari luar.

"Tadi, kita identifikasi barang-barang yang hilang itu ada 2 infokus, 1 laptop pribadi guru, lima laptop sekolah dan 2 PC. Kira-kira kalau dilihat total kerugian ada Rp 80 juta," ujarnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved