Berita Kriminal

Polisi Panggil Para Pelaku Penculikan dan Penganiayaan Wartawan di Karawang, Salah Satunya Oknum PNS

"Iya agenda hari ini (Senin malam--red) pemanggilan para terlapor ke Mapolres Karawang," kata Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Arief Bastomy

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
Kantor Asosisasi Futsal Karawang (AFK) atau bangunan bekas kantor PSSI Karawang diduga menjadi lokasi penculikan dan penganiayaan dua wartawan Karawang oleh oknum PNS Karawang, diberi garis polisi oleh Kepolisian Polres Karawang 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG --- Penyidik Polres Karawang memanggil terlapor dugaan penculikan dan penganiayaan dua wartawan di Karawang, Senin (26/9/2022) malam.

"Iya agenda hari ini (Senin malam--red) pemanggilan para terlapor ke Mapolres Karawang," kata Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Arief Bastomy, pada Senin (26/9/2022).

Arief menjelaskan, hingga sore kemarin belum ada satu pun yang datang.

"Belum ada datang, tapi ada salah satu terlapor melalui pengacaranya datang memberikan surat keterangan sakit," jelas dia.

Jika tidak ada yang datang, kata Arief, maka pihaknya akan mengagendakan ulang pada hari Kamis (29/9/2022).

"Kami masih menunggu hari ini," katanya.

Baca juga: Diduga Jadi Tempat Penculikan dan Penganiayaan Dua Wartawan, Polisi Olah TKP Kantor AFK Karawang

Baca juga: Kronologi Dua Wartawan Diculik dan Dianiaya, Dipukuli hingga Dipaksa Minum Air Kencing

Seperti diberitakan, dua warga Karawang, Jawa Barat yang berprofesi sebagai wartawan media online, diduga diculik dan dianiaya oknum pegawai negeri sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten Karawang.

Aksi penganiayaan itu viral di media sosial diduga keduanya dianiaya karena mengkritik di media sosial (medsos).

Dua warga itu bernama Gusti Sevta Gumilar (29) dan Zaenal Mustopa wartawan media online.

BERITA VIDEO : PEMUKUL JUSTIN FREDERICK DIANCAM 9 TAHUN PENJARA

Salah satu korban Gusti juga membuat laporan ke Polres No STTLP/1749/IX/2022/SPKT. Reskrim Polres Karawang, pada Senin (19/8/2022) malam.

Berdasarkan informasi, kasus penculikan dan penganiayaan itu dialami Gusti Sevta Gumilar dan Zaenal bermula dari acara lounching klub sepakbola Persika 1951 Karawang di Stadion Singaperbangsa, Sabtu (17/9/2022) malam.

Menurut pengakuan Gusti, dia awalnya dipanggil oknum PNS itu masuk ke salah satu ruangan di stadion.

Di dalam ruangan itu, oknum pejabat PNS Karawang ditemani beberapa orang dan pintu ditutup.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved